SELAMAT DATANG DI BlOG KELAS XO TEKNIK INFORMATIKA........"SALAM SEMANGAT SEMUA" ......

Kamis, 07 Juni 2012

Jurnal Rahmat Syarifudin 2011 4350 1527




JURNAL KOMUNIKASI DATA
INTERNET PROTOKOL
Disusun

            ABSTRAK :
Pertama kali komputer ditemukan, ia belum bisa berkomunikasi dengan sesamanya. Pada saat itu komputer masih sangat sederhana. Berkat kemajuan teknologi di bidang elektronika, komputer mulai berkembang pesat dan semakin dirasakan manfaatnya dalam kehidupan kita. Saat ini komputer sudah menjamur di mana-mana. Komputer tidak hanya dimonopoli oleh perusahaan-perusahaan, universitas-univeristas, atau lembaga-lembaga lainnya, tetapi sekarang komputer sudah dapat dimiliki secara pribadi seperti layaknya kita memiliki radio.
Pada mulanya, sebuah komputer hanya dapat dipergunakan secara individual (stand alone) Namun perkembangan teknologi digital telah memungkinkan sebuah komputer untuk dapat berkomunikasi dengan komputer lain. Secara sederhana, dengan menggunakan sebuah kabel dan port komunikasi, dua buah komputer atau lebih dapat dihubungkan dan saling bekerjasama. Jika dua buah komputer (A dan B) saling dihubungkan, maka hal-hal yang dapat dilakukan antara lain: Komputer A dapat mengakses file-file yang ada di Komputer B, Komputer A dapat mengakses disk drive dari Komputer B, Komputer A dapat mengirimkan data ke Komputer B, dan lain sebagainya
Mayoritas pemakai komputer terdapat di perusahaan-perusahaan atau kantor-kantor. Suatu perusahaan yang besar seringkali memiliki kantor-kantor cabang. Apabila suatu perusahaan yang mempunyai cabang di beberapa tempat adalah tidak efisien apabila setiap kali dilakukan pengolahan datanya harus dikirim ke pusat komputernya dengan cara manual. Perlu diperhatikan bahwa berfungsinya suatu komputer untuk menghasilkan informasi yang benar-benar handal, maka sedapat mungkin data yang dimasukkan benar-benar asli dari tangan pertama pencatat datanya, dan belum mengalami pengolahan dari tangan ke tangan.
Apabila demikian bagaimana dengan data yang akan dioleh berasal dari cabang-cabang yang tersebar di beberapa tempat yang jauh letaknya dari pusat
komputer. Di sini pentingnya dibangun suatu sistem komputerisasi, terutama untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk pengolahan data. Tetapi kenyataannya, dalam sirkulasi suatu sistem pengolahan data, pengolahan itu sendiri hanya suatu bagian. Secara garis besar suatu sistem sirkulasi pengolahan data terdiri dari pengumpulan data, pemrosesan, dan distribusi. Dari sirkulasi ini masalah yang banyak dijumpai dari perusahaan-perusahaan justru dalam hal pengumpulan data dan distribusi data dan informasi untuk beberapa lokasi.
            Dengan prinsip di atas, maka dapat dikembangkan suatu jaringan komputer dimana di dalamnya terhubung lebih dari satu buah komputer sehingga antar komputer tersebut dapat saling tukar menukar fasilitas data dan informasi.. Untuk dapat membuat beberapa komputer terhubung dengan jaringan dan saling bekerjasama, dibutuhkan jalur transmisi baik dengan menggunakan kabel (terstrial) maupun tanpa kabel (melalui satelit) Kabel transmisi digital (misalnya jenis UTP); dan Perangkat lunak sistem operasi dan aplikasi yang memiliki fitur jaringan dan diinstalasi pada masing-masing komputer. Komunikasi data antara computer memungkinkan bagi user untuk mengirim dan menerima data dari dan ke computer lain. Hal tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh suatu perusahaan untuk mengomunikasikan data baik kepada perusahaan lain sebagai pemakai informasi external maupun kepada karyawan sebagai pemakai internal. Prinsip-prinsip dan cara pengkomunikasian data selanjutnya akan dibahas dalam bab selanjutnya dari makalah ini.


PENDAHULUAN
Judul makalah ini sengaja dipilih karena menarik perhatian penulis untuk dicermati dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak yang peduli terhadap perkembangan dunia informatika terutama komunikasi data merupakan bagian dari teknologi informasi, dimana komputer melakukan pengiriman data berupa informasi yang disajikan oleh isyarat digital biner terhadap komputer yang lain atau juga pengiriman data terhadap terminal. Pengertian komunikasi data berhubungan erat dengan pengiriman data menggunakan sistem transmisi elektronik satu terminal komputer ke terminal komputer lain. Data yang dimaksud disini adalah sinyal-sinyal elektromagnetik yang dibangkitkan oleh sumber data yang dapat ditangkap dan dikirimkan ke terminal-terminal penerima. Yang dimaksud terminal adalah peralatan untuk terminal suatu data seperti disk drive, printer, monitor, papan ketik, scanner, plotter dan lain sebagainya.
1.      Konsep Dasar Komunikasi Data
                        Komunikasi data adalah pergerakan data dan informasi yang dikodekan dari satu titik ke titik lain melalui peralatan listrik atau elektro magnetik, kabel serat optik (fiber optic cables), atau sinyal gelombang mikro (microwave signals). Atau disebut juga pengiriman data dengan menggunakan transmisi elektronik dari terminal/computer satu ke terminal lain/computer lain. Istilah lain yang digunakan adalah teleprocessing, telekomunikasi, telecom dan datacom.
                        Banyak teknologi yang digunakan , tetapi yang umum adalah sirkuit telepon yang sama seperti yang digunakan untuk komunikasi suara. Misalnya satu saluran telepon standar dapat menyediakan 24 saluran. Agar sirkuit telepon dapat digunakan untuk komunikasi data, maka dibutuhkan peralatan khusus pada tiap ujung. Yang dinamakan Modem (modulator-demodulator). Modem ialah suatu alat yang dapat mengubah sinyal-sinyal elektronik dari peralatan komputer (terminal dan komputer) menjadi sinyal-sinyal elektronik dari sirkuit telepon, dan sebaliknya.
2.      Jaringan Komputer
                        Jaringan komputer dapat diartikan sebagai sebuah rangkaian dua atau lebih komputer. Komputer-komputer ini akan dihubungkan satu sama lain dengan sebuah sistem komunikasi. Dengan jaringan komputer ini dimungkinkan bagi setiap komputer yang terjaring di dalamnya dapat saling tukar-menukar data, program, dan sumber daya komputer lainnya seperti media penyimpanan, printer, dan lain-lain. Jaringan komputer yang menghubungkan komputer-komputer yang berada pada lokasi berbeda dapat juga dimanfaatkan untuk mengirim surat elektronik (e-mail), mengirim file data (upload) dan mengambil file data dari tempat lain (download), dan berbagai kegiatan akses informasi pada lokasi yang terpisah.
                        Tujuan utama dari sebuah jaringan komputer adalah sharing resources (baca: sumber daya), dimana sebuah komputer dapat memanfaatkan sumber daya yang dimiliki komputer lain yang berada dalam jaringan yang sama. Perkembangan teknologi komunikasi data dan jaringan komputer dewasa ini sudah tidak terbatas lagi hanya pada komputer. Berbagai perangkat teknologi komunikasi yang hadir saat ini berkembang mengikuti perkembangan teknologi komputer, banyak diantaranya mengintegrasikan perangkat komputer seperti mikroprosesor, memori, display, storage, dan teknologi komunikasi ke dalamnya padahal dulunya teknologi ini dikembangkan untuk komputer yang dapat kita temui saat ini sudah ikut digunakan pada teknologi jaringan komputer.
a.       Local Area Network (LAN)
LAN adalah jaringan komputer yang mencover area lokal, seperti rumah, kantor atau group dari bangunan. LAN sekarang lebih banyak menggunakan teknologi berdasar IEEE 802.3 Ethernet switch, atau dengan Wi-Fi. Kebanyakan berjalan pada kecepatan 10, 100, atau 1000 Mbps. Perbedaan yang menyolok antara Local Area Network (LAN) dengan Wide Area Network (WAN) adalah menggunakan data lebih banyak, hanya untuk daerah yang kecil, dan tidak memerlukan sewa jaringan. Walaupun sekarang ethernet switch yang paling banyak digunakan pada layer fisik dengan menggunakan TCP/IP sebagai protokol, setidaknya masih banyak perangkat lainnya yang dapat digunakan untuk membangun LAN.

b.      Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya. MAN pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

c.       Wide Area Network (WAN)
WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain. WAN jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang
bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai. WAN adalah jaringan komputer yang mencakup areal yang luas, melintas batas gedung, batas kota, batas daerah, bahkan batas negara. WAN dapat merupakan koneksi beberapa LAN yang terletakberjauhan sehingga data harus ditransfer melalui jaringan komunikasi.

d.      Client-Server
Jenis jaringan ini terdapat komputer yang bertindak sebagai server
dan komputer yang berperan sebagai client (workstation). Secara normal komputer server dapat mengontrol sepenuhnya komputer client. Server biasanya mempunyai kemampuan yang lebih besar dari pada client.
e.       Peer to Peer
Peer to Peer merupakan jenis jaringan yang tidak memerlukan server secara khusus, karena komputer yang terhubung pada jaringan dapat
bertindak sebagai server ataupun client. Contoh: hubungan komputer ke komputer.

3.      Protokol Komunikasi Data
                        Adalah prosedur dan peraturan-peraturan yang mengatur operasi dari peralatan komunikasi data. Secara umum protocol melakukan 2 (dua) fungsi yaitu membuat hubungan antara pengirim dan penerima serta menyalurkan informasi dengan kehandalan tinggi.
                        Protokol merupakan sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali. Protokol ini mengurusi perbedaan format data pada kedua sistem hingga pada masalah koneksi listrik.Standar protokol yang terkenal yaitu OSI (Open System Interconnecting) yang ditentukan oleh ISO (International Standart Organization). ISO (International Standard Organization) mengajukan struktur dan fungsi protocol komunikasi data. Model tersebut dikenal sebagai OSI (Open System Interconnection) Reference Model (FAQ:comp.protocols.iso). Terdiri atas 7 layer (lapisan) yang mendefinisikan fungsi. Untuk tiap layernya dapat terdiri atas sejumlah protocol yang berbeda, masing-masing menyediakan pelayanan yang sesuai dengan fungsi layer tersebut, sbb:
a.       Application Layer: interface antara aplikasi yang dihadapi user and resource jaringan yang diakses. Kelompok aplikasi dengan jaringan file transfer dan metode akses, Pertukaran job dan manipulasi, pertukaran pesan
b.      Presentation Layer: rutin standard me-presentasi-kan data negosiasi sintaksis untuk transfer dan transformasi representasi data
c.       Session Layer: membagi presentasi data ke dalam babak-babak (sesi) yaitu kontrol dialog dan sinkronisasi dan hubungan antara aplikasi yang berkomunikasi
d.      Transport Layer : transfer pesan (message) ujung-ke-ujung, manajemen koneksi, kontrol kesalahan, fragmentasi, kontrol aliran
e.       Network Layer: Pengalamatan dan pengiriman paket data routing, pengalamatan secara logis, dan setup dan clearing (pembentukan dan pemutusan)
f.       Data-link Layer: pengiriman data melintasi jaringan fisik : penyusunan frame, transparansi data, kontrol kesalahan (error-detection), dan kontrol aliran (flow)
g.      Physical Layer: karakteristik perangkat keras yang mentransmisikan sinyal data
                        Setiap data yang lewat ke layer lebih rendah ditambah header kontrol yang sesuai dengan layernya. Sebaliknya data ke layer lebih tinggi setelah dikurangi dengan header kontrol.
                        Komunikasi data antara dua komputer dilakukan dengan menggunakan protokol-protokol. Protokol adalah aturan-aturan yang membuat dua buah komputer saling mengerti satu dengan yang lain. Protokol dapat juga disebut bahasa komunikasi komputer. Sama halnya dengan kita yang dapat berkomunikasi dengan orang lain jika menggunakan bahasa yang sama, maka komputer juga dapat berkomunikasi satu sama lain jika kedua komputer menggunakan protokol yang sama.
                        Dalam komunikasi data, komputer menggunakan protokol-protokol komunikasi data. Protokol-protokol tersebut bekerja sama untuk menangani proses pengiriman data. Bentuk dari protokol tersebut dapat berupa perangkat lunak maupun perangkat keras komputer.
                        Salah satu protokol komunikasi data yang banyak digunakan untuk menangani komunikasi data dalam area yang luas adalah TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol). TCP/IP merupakan sebuah kumpulan protokol yang bekerja sama untuk menangani proses pengiriman data. Masing-masing protokol mempunyai fungsi dan secara keseluruhan dapat memastikan data yang dikirimkan sampai ke alamat dan aplikasi yang benar serta dalam keadaan tidak rusak.
                        TCP/IP mempunyai kelebihan, yaitu dapat mengomunikasikan dua buah komputer yang berbeda jenis dan sistem operasi yang digunakan. TCP/IP memungkinkan komunikasi antara komputerc PC dengan Macintosh atau antara sistem operasi Windows dengan Unix atau Linux. Protokol TCP/IP merupakan protokol standar yang digunakan dalam jaringan komputer global yang dikenal dengan internet. Protokol TCP/IP terdiri dari 4 layer yaitu: aplikasi, transport, internet dan network interfacephysical. Protokol TCP/IP dibangun mengikuti model referensi OSI (open system interconnect)
                        Protokol dipergunakan untuk proses komunikasi data dari sistem-sistem yang berbeda-beda. Protokol merupakan sekumpulan aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi seperti pembuatan hubungan, proses transfer suatu file, serta memecahkan berbagai masalah khusus yang berhubungan dengan komunikasi data antara alat-alat komunikasi tersebut supaya komunikasi dapat berjalan dan dilakukan dengan benar
Beberapa hal yang berhubungan dengan tugas-tugas protokol antara lain:
a.       Mengaktifkan jalur komunikasi data langsung, serta sistem sumber harus menginformasikan identitas sistem tujuan yang diinginkan kepada jaringan komunikasi.
b.      Sistem sumber harus dapat memastikan bahwa sistem tujuan benar-benar telah siap untuk menerima data
c.       Aplikasi transfer file pada sistem sumber harus dapat memastikan bahwa program manajemen file pada sistem tujuan benar-benar dipersiapkan untuk menerima dan menyimpan file untuk beberapa user tertentu
d.      Bila format-format file yang dipergunakan pada kedua sistem tersebtu tidak kompatibel, maka salah satu satau sistem yang lain harus mamapu melakukan fungsi penerjemahan format.
Adapun Fungsi-fungsi dari protokol yaitu;
a.       Fragmentasi dan reassembly
Fungsi dari fragmentasi dan reasembly adalah membagi informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data pada saat sisi pengirim mengirimkan informasi dan setelah diterima maka sisi penerima akan menggabungkan lagi menjadi paket informasi yang lengkap.
b.      Encaptulation
Fungsi dari encaptulation adalah melengkapi informasi yang dikirimkan dengan address, kode-kode koreksi dan lain-lain.
c.       Connection control
Fungsi dari Connection control adalah membangun hubungan (connection) komunikasi dari sisi pengirim dan sisi penerima, dimana dalam membangun hubungan ini juga termasuk dalam hal pengiriman data dan mengakhiri hubungan.
d.      Flow control
Berfungsi sebagai pengatur perjalanan datadari sisi pengirim ke sisi penerima.
e.       Error control
Dalam pengiriman data tak lepas dari kesalahan, baik itu dalam proses
pengiriman maupun pada waktu data itu diterima. Fungsi dari error control adalah mengontrol terjadinya kesalahan yang terjadi pada waktu data dikirimkan.

f.       Transmission service
Fungsi dari transmission service adalah memberi pelayanan komunikasi data khususnya yang berkaitan dengan prioritas dan keamanan serta perlindungan data.
4.      Standar Komunikasi Data
                        Kita telah mengetahui bagaimana dua buah mesin dapat berkomunikasi melalui sebuah saluran  realiable dengan menggunakan bermacam-macam protokol data link protokol-protokol ini menyediakan kontrol error dan kontrol aliran pada standard IEEE 802.2 ini tidak membahas mengenai komunikasi realiable dari semuanya LAN 802 dan penawaran yang diberikan MAN merupakan layanan datagran yang terbaik kadang - kadang layanan ini cukup adekuat. Misalnya untuk mengirimkan paket IP, adanaya jaminan tidak diperlukan atau bahkan tidak diharapkan. paket IP cukup disisipkan ke field payload  802 dan mengirimkannya bila file load tersebut hilang, demikian pula yang terjadi pada paket IP/IEEE  telah mendefinisikan sistem yang dapat beroperasi pada puncak semua protokol LAN 802 dan MAN. Selain itu protokol yang disebut LLC (Logical Link Control ) ini menyembunyikan perbedaan yang terdapat pada bermacam-macam jaringan 802 dengan menyediakan format tunggal dan interface ke network layer, dengan MAC sublayer ada dibawahnya.LLC menyediakan 3 pilihan layanan :
a.       Layanan diagram tidak reliable
b.      Layanan diagram beracknowledgement
c.       Layanan connection-oriented reliable
                        Header LLC didasarkan pada protokol HDLC yang lebih tua. Berbagai macam format digunakan untuk data dan kontrol. Untuk datagram beracknowledgement atau layanan connection-oriented, frame data berisi alamat sumber, alamat tujuan, nomor urut, nomor acknowledgement, beberapa bit untuk keperluan lain. Untuk layanan data tidak reliable, nomor urut dan nomor acknowledgemnt bisa diabaikan
a.       Standard IEEE 802.3 ( ethernet)
Standard IEEE 802.3 ini ditujukan bagi LAN 1-persistent CSMA/cd untuk mengingat kembali tentang ide ini , ketika stasiun akan melakukan transmisi, stasiun mendengarkan kabel. Bila kabel dalam keadaan sibuk, maka stasiun akan menunggu sampai kabel tersebut menjadi bebas; bila kabel dalam keadaan bebas ,maka stasiun dengan segera akan melakukan tranmisi. Jika dua stasiun atau lebih mengirimkan secara simultan pada sebuah kabel yang sedang bebas, maka stasiun akan mengalami tabrakan. Semua stasiun yang mengalami tabrakan itu akan menghentikan tranmisinya, menunggu waktu random, dan mengulangi seluruh prosesnya lagi.
Kelebihan Standard IEEE 802.3 ( ethernet):
1)      Protokolnya sangat sederhana
2)      Stasiun dapat dipasang dalam keadaan sistem sedang berjalan   tanpa harus    mematikan, sistem terlebih dahulu
3)      Standard ini menggunakan kabel pasif, dan tidak membutuhkan modem
4)      Delay pada lalulintas yang tidak padat bisa dikatakan nol karena stasiun tidak perlu menunggu token , dan dapat secara langsung mengirimkan frame
Kekurangan Standard IEEE 802.3 ( ethernet):
1)      Sebuah stasiun harus mampu mendeteksi signal lemah yang  berasal dari stasiun lain , bahkan ketika dirinya sendiri sedang melakukan transaksi.
2)      Semua rangkaian pendeteksi semua analog
b.      Standar IEEE 802.4 ( token bus)
Standar IEEE 802.4 menerangkan LAN  yang disebut Token bus. Secara fisik token bus merupakan kabel linier atau berbentuk diagram pohon tempat stasiun-stasiun dihubungkan. Secara logika, stasiun-stasiun diorganisasi kedalam sebuah ring dimaan masing-masing stasiun mengethui alamat stasiun lainnya yang berada di sebelah kiri dan kanannya. Bila ring logika diinisialisasi , maka stasiun yang bernomor paling tinggi mempunyai kesempatan pertama untuk mengirim. Setelah dilaksanakan, stasiun tersebut memberikan kesempatan berikutnya jika stasiun tetangganya dengan cara mengirimkan frame kontrol khusus yang disebut token. Token berpropagasi mengelilingi Ring logic tersebut , dimana hanya pemegang token sajalah yang diijinkan untuk mentranmisikan frame. Karena pada suatu saat hanya terdapat sebuah stasiun saja yang memegang token, maka tidak akan terjadi tabrakan.
Kelebihan IEEE 802.4 ( token bus):
1)      Menggunakan peralatan telesi kabel yang memiliki realibilitas
Kekurangan IEEE 802.4 ( token bus):
1)      Sistem broadband banyak menggunakan rekayasa analog dan melibatkan modem serta amplifier pita lebar 
2)      Protokolnya sangat rumit dan memiliki delay pada keadaan beban rendah yang panjang
3)      Sangat tidak cocok untuk implementasi serat optik dan hanya dipakai oleh pengguna yang sedikit.
c.       Standard  IEEE 802.5  ( token ring)
Jaringan ring telah lama dan dipakai untuk LAN maupun WAN. Ring merupakan kumpulan link point to point indiual yang membentuk sebuah lingkaran. Link point to point melibatkan teknologi yang sudah dikenal baik dan terbukti dilapangan dan dapat dioperasikan pada twisted-pair, kabel koaksial, dan serat optik. Rekayasa ring juga hampir seluruhnya digital, sedangkan, misalnya 802.3 memiliki komponen analog penting untuk deteksi tabrakan. Ring juga adil dan memiliki akses saluran yang baik. Dengan alasan-alasan ini IBM memilih ring sebagai LAN-nya dan IEEE telah memasukkan standard token ring sebagai 802.5.
Kelebihan IEEE 802.5  ( token ring) :
1)      Rekayasanya cukup mudah dan dapat berbentuk sepenuhnya  digital
2)      Ring-ring dapat dibentuk dengan menggunakan tranmisi dari mulai carrier yang sederhana sampai serat optik secara virtual
d.      Standard IEEE 802.6
Tidak satupun lan 802 yang kita pelajari cocok untuk digunakan dalam MAN masalah panjang kabel dan unjuk kerja ketika ribuan stsiun dhubungkan menyebakan sistem ini terbatas pada daerah seluas kampus saja. Bagi jaringan yang dapat mencakup seluruh pelosok kota,IEEE telah menentukan sebuah MAN yang disebut DQDB (DIStributed Queque dual bus-bus ganda antrian terdistribusi), sebagai standard 802.6.
Tidak seperti protokol-protokol LAN 802 lain , 802.6 tidak rakus. Pada protokol-protokol lainnya bila sebuah stasiun mendapatkan sebuah kesempatan untuk mengirim, maka stasiun tersebut akan segera melakukan tranmisi. Pada protokol ini , stasiun-stasiun membuat antrian sear berurutan dan menjadi dalam keadaan siap kirim dan mentranmisikan secara FIFO.
Aturan dasarnya adalah bahwa stasiun-stasiun berlaku sopan, artinya mereka menunggu stasiun0-stasiun aliran ke bawah. Sopan santun ini diperlukan untuk mencegah suatu situasi dimana situasi yang dekat dengan Head-end secara langsung mengambil seluruh sel-sel yang kosong pada saat sel-sel itu tiba dan langsung mengisinya, yang menyebabkan stasiun aliran ke bawah akan kehabisan kesempatan.
e.       Standard 802.9
IEEE 802.9 mempunyai standard kecepatan sampai 10 Mbps saluran synchronous dengan 96 64-xBps (6 Mbps total Bandwith) dengan saluran yang dapat  digunakan saluran data yang spesifik.  total bandwith yang tetap yang digunakan 6 Mbps. Standar ini dinamakan sebagai Isochronous Ethernet (IsoEnet), dan didesain untuk mengatur pencampuran bursty dan time critical traffic
f.       Standard IEEE 802.11
Standard IEEE 802.11 adalah standard yang digunakan untuk jaringan lokal menggunakan wireles. Sebuah metode CSMA/cd telah diterapkan standard terakhir pada tahun 1998 juga telah menerapkan metode.
g.      Standard IEEE 802.12
Standard IEEE 802.11 adalah standard yang digunakan untuk jaringan lokal menggunakan wireles. Sebuah metode CSMA/cd telah diterapkan standard terakhir pada tahun 1998 juga telah menerapkan metode.

B. Sistem Komunikasi Data
       Suatu sistem komunikasi komputer dapat dirancang sedemikian rupa sehingga memudahkan sehingga memudahkan segenap personel dalam organisasi merasa mudah dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Selain itu, bentuk komunikasi data ini juga sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi komunikasi data secara umum yang terus berkembang dengan pesat.
Sistem komunikasi data dapat dimulai dengan sistem yang sederhana, seperti misalnya jaringan akses terminal, yaitu jaringan yang memungkinkan seorang operator mendapatkan akses ke fasilitas yang tersedia dalam jaringan tersebut.
Operator bisa mengakses komputer guna memperoleh fasilitas, misalnya menjalankan program aplikasi, mengakses database, dan melakukan komunikasi dengan operator lain. Dalam lingkungan ideal, semua fasilitas ini harus tampak seakan-akan dalam terminalnya, walaupun sesungguhnya secara fisik berada pada lokasi yang terpisah.
Komunikasi yang terjadi di antara kedua alat di atas, dibentuk oleh komponen-komponen yang membentuk suatu sistem yaitu sistem komunikasi data. Secara garis besar, terdapat lima jenis komponen yang saling berinteraksi membentuk sistem komunikasi data tersebut yaitu: message, sender, receiver, medium, dan protocol.
a.       Message.
Sulit mencari padanan kata message dalam bahasa Indonesia. Untuk mudahnya, suatu message bisa dikatakan sebagai data atau informasi yang akan dikomunikasikan (dikirim dan diterima). Message ini bisa berupa apa saja, teks, angka, gambar, suara, video, atau kombinasi dari semuanya.
b.      Sender
Sender adalah suatu alat yang digunakan untuk mengirimkan message. Alat ini tidak hanya komputer, bisa juga alat lainnya seperti handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis.
c.       Receiver.
Sama dengan sender, bedanya receiver berfungsi sebagai alat yang dituju untuk meneri message yang dikirim dari sender.
d.      Medium.
Medium adalah media transmisi yang bisa dikatakan sebagai "perantara" untuk mengantarkan message dari sender ke receiver. Media transmisi ini bisa saja berupa kabel (twisted pair, coaxial, fiber-optic), laser, atau gelombang radio.
e.       Protocol.
Protocol adalah sekumpulan aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat saling berkomunikasi. Tanpa protocol, dua alat atau lebih mungkin saja bisa saling terhubung tetapi tidak dapat saling berkomunikasi, sehingga message yang dikirim tidak dapat diterima oleh alat yang dituju. Untuk mudahnya protocol bisa dianggap sebagai bahasa komunikasi, seseorang yang berkomunikasi menggunakan bahasa jawa tidak akan bisa dimengerti oleh orang lain yang hanya bisa berbahasa cina.
            Pada sistem komunikasi On line ini, data yang dikirim melalui terminal

Pada dasarnya ada dua jenis sistem komunikasi data yaitu Off-line Communication System (Sistem Komunikasi Offline) dan On-line Communication System (Sistem Komunikasi Online).
a.       Off-line Communication System
Bentuk sistem komunikasi data offline ini merupakan bentuk sistem komunikasi data yang kuno. Bentuk sistem komunikasi data ini hadir saat komputer pusat atau server belum secanggih saat ini. Pada sistem ini, pemrosesan data harus diantrikan melalui proses batch sehingga komputer pusat dapat memrosesnya. Dalam sistem ini, data-data dimasukkan lewat terminal kemudian ditranmisikan unuk direkamkan pada disket atau pita magnetik, atau hardisk, terlebih dahulu untuk kemudian diantrikan untuk diproses oleh komputer pusat, sehingga dapat dikatakan bahwa pemrosesan langsung dilaksanakan oleh komputer pusat (offline).
Sistem komunikasi Offline adalah suatu sistem pengiriman data melalui
fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan data, tetapi data yang dikirim tidak langsung diproses oleh CPU (Central Processing Unit), di mana data yang akan diproses dibaca oleh terminal, kemudian
dengan menggunakan modem, data tersebut dikirim melalui telekomunikasi. Di tempat tujuan data diterima juga oleh modem, kemudian oleh terminal, data disimpan ke alamat perekam seperti pada disket, magnetic tape, dan lain-lain. Dari alat perekam data ini, nantinya dapat diproses oleh komputer. Peralatan-peralatan yang diperlukan dalam sistem komunikasi offline, antara lain :
1)      Terminal
Terminal adalah suatu I/O device yang digunakan untuk mengirim data dan menerima data jarak jauh dengan menggunakan fasilitas telekomunikasi. Peralatan terminal ini bermacam-macam, seperti magnetic tape unit, disk drive, paper tape,
2)      Jalur komunikasi
Jalur komunikasi adalah fasilitas telekomunikasi yang sering digunakan, seperti : telepon, telegraf, telex, dan dapat juga dengan fasilitas lainnya
3)      Modem
Model adalah singkatan dari Modulator / Demodulator. Suatu alat yang
mengalihkan data dari sistem kode digital ke dalam sistem kode analog dan sebaliknya.

b.      On-line Communication System
Sistem komunikasi data online ini merupakan perkembangan dari sistem komunikasi data offline dimana pada sistem ini data ditranmisikan akan langsung diproses oleh komputer pusat. Hal ini dimungkinkan karena perkembangan teknologi komputer yang sangat pesat sehingga komputer pusat atau server cukup cepat dan cukup kuat untuk melakukan pemrosesan yang diminta oleh seluruh workstation yang asa dala jaringan. 
Sistem Komunikasi  Online ini dapat berupa realtime system, batch processing system, time sharing system, distributed data processing system
Komunikasi data sebenarnya sudah sangat sering dilakukan dalam aktifitas sehari-hari, baik dalam lingkup global seperti internet maupun dalam lingkup lokal (LAN). Sebagai ilustrasi, pada saat suatu message dikirimkan dari suatu komputer dan kemudian diterima oleh komputer lainnya, pada saat itulah terjadi komunikasi di antara kedua buah komputer tersebut.
Komputer bisa langsung diperoleh, langsung diproses oleh komputer pada saat kita membutuhkan, sistem Komunikasi On line ini dapat berupa :
1)      Realtime system
Suatu realtime system memungkinkan untuk mengirimkan data ke pusat komputer, diproses di pusat komputer seketika pada saat data diterima dan kemudian mengirimkan kembali hasil pengolahan ke pengirim data saat itu juga. American Airlines merupakan perusahaan yang pertama kali mempelopori sistem ini. Dengan realtime system ini, penumpang pesawat terbang dari suatu bandara atau agen tertentu dapat memesan tiket untuk suatu penerbangan tertentu dan mendapatkan hasilnya kurang dari 15 detik, hanya sekedar untuk mengetahui apakah masih ada tempat duduk di pesawat atau tidak. Sistem realtime ini juga memungkinkan penghapusan waktu yang diperlukan untuk pengumpulan data dan distribusi data. Dalam hal ini berlaku komunikasi dua arah, yaitu pengiriman dan penerimaan respon dari pusat komputer dalam waktu yang relatif cepat.
Pada realtime system, merupakan komunikasi data dengan kecepatan tinggi. Kebutuhan informasi harus dapat dipenuhi pada saat yang sama atau dalam waktu seketika itu juga. Pada sistem ini proses dilakukan dalam hitungan beberapa detik saja, sehingga diperlukan jalur komunikasi yang cepat, sistem pengolahan yang cepat serta sistem memori dan penampungan atau buffer yang sangat besar. Penggunaan sistem ini memerlukan suatu teknik dalam hal sistem disain, dan pemrograman, hal ini disebabkan karena pada pusat komputer dibutuhkan suatu bank data atau database yang siap untuk setiap kebutuhan. Biasanya peralatan yang digunakan sebagai database adalah magnetic disk storage, karena dapat mengolahsecara direct access (akses langsung), dan perlu diketahui bahwa pada sistem ini menggunakan kemampuan multiprogramming, untuk melayani berbagai macam keperluan dalam satu waktu yang sama.
2)      Time sharing system
Time sharing system adalah suatu teknik penggunaan online system oleh
beberapa pemakai secara bergantian menurut waktu yang diperlukan pemakai disebabkan waktu perkembangan proses CPU semakin cepat, sedangkan alat Input/Output tidak dapat mengimbangi kecepatan dari CPU, maka kecepatan dari CPU dapat digunakan secara efisien dengan melayani beberapa alat I/O secara bergantian. Christopher Strachy pada tahun 1959 telah memberikan ide mengenai pembagian waktu yang dilakukan oleh CPU. Baru pada tahun 1961, pertama kali sistem yang benar-benar berbentuk time sharing system dilakukan di MIT (Massachusetts Institute of Technology) dan diberi nama CTSS (Compatible Time Sharing System) yang bisa melayani sebanyak 8 pemakai dengan menggunakan komputer IBM 7090. Salah satu penggunaan time sharing system ini dapat dilihat dalam pemakaian suatu teller terminal pada suatu bank. Bilamana seorang nasabah datang ke bank tersebut untuk menyimpan uang atau mengambil uang, maka buku tabungannya ditempatkan pada terminal. Dan oleh operator pada terminal tersebut dicatat melalui papan ketik (keyboard), kemudian data tersebut dikirim secara langsung ke pusat komputer, memprosesnya, menghitung jumlah uang seperti yang dikehendaki, dan mencetaknya pada buku tabungan tersebut untuk transaksi yang baru saja dilakukan.
3)      Distributed data processing system
Distributed data processing (DDP) system merupakan bentuk yang sering digunakan sekarang sebagai perkembangan dari time sharing system. Bila beberapa sistem komputer yang bebas tersebar yang masing-masing dapat memproses data sendiri dan dihubungkan dengan jaringan telekomunikasi, maka istilah time sharing sudah tidak tepat lagi. DDP system dapat didefinisikan sebagai suatu sistem komputer interaktif yang terpencar secara geografis dan dihubungkan dengan jalur telekomunikasi dan seitap komputer mampu memproses data secara mandiri dan mempunyai kemampuan berhubungan dengan komputer lain dalam suatu sistem. Setiap lokasi menggunakan komputer yang lebih kecil dari komputer pusat dan mempunyai simpanan luar sendiri serta dapat melakukan pengolahan data sendiri. Pekerjaan yang terlalu besar yang tidak dapat dioleh di tempat sendiri, dapat diambil dari komputer pusat.

1.      Manfaat Komunikasi Data
a.       Resource Sharing
Yaitu dapat  menggunakan sumber daya yang ada secara bersamaan. Misal seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data tersebut berada didekatnya.Hal ini sering diartikan bahwa jaringan computer mengatasi masalah jarak.
b.      Time Sharing
Time sharing adalah suatu metode pengolahan data yang menggunakan sistem perhitungan yang memperbolehkan sejumlah pemakai melaksanakan program itu selama pelaksanaannya.
c.       Data Sharing
Data sharing adalah suatu data yang dapat diakses oleh sejumlah pengguna dalam waktu yang bersamaan.
d.      Program Sharing
Memberikan akses multi satu aplikasi, bisa diinstal dan digunakan lingkungan yang terdistribusi di seluruh jaringan oleh beberapa orang
e.       Equipment Sharing
Sebagai contoh yaitu pemakaian printer oleh beberapa user
f.       Realibilitas Tinggi
Yaitu dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan realibilitas tinggi dengan memiliki sumber- sumber alternatif persediaan. Misalnya semua file dapat disimpan atao dicopy ke dua, tiga atau lebih komputer yang terkoneksi kejaringan. Sehingga bila salah satu mesin  rusak maka salinan di mesin yang lain bisa di gunakan.
g.      Menghemat Uang
Komputer berukuran kecil mempunyai rasio harga atau kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar. Komputer yang besar seperti mainframe memiliki kecepatan kira- kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer kecil atau pribadi. Akan tetap harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer pribadi. Ketidak seimbangan rasio harga atau kinerja dan kecepatan inilah membuat para perancang sistem untuk membamgun sistem yang terdiri dari computer- computer pribadi.

2.      Aplikasi Komunikasi Data
a.       Bentuk – bentuk aplikasi dasar dalam komunikasi data yaitu:
1)      Data Acquisition
Data dapat dikumpulkan dari beberapa tempat (remote station), disimpan dalam memori dan pada waktu-waktu tertentu data tersebut akan diolah. Contoh : aplikasi inventori penggajian
2)      Inquiry and Respons
Pemakai dapat mengakses langsung ke file atau program. Data yang dikirimkan ke sistem komputer dapat langsung diproses dan hasilnya dapat segera diberikan. Bila pemakai melakukan dialog dengan komputer maka sistem seperti ini disebut interaktif. Contoh : aplikasi perbankan, pembayaran dipertokoan
3)      Storage and retrieval
Data yang sebelumnya disimpan dalam komputer dapat diambil sewaktu-waktu oleh pihak yang berkepentingan tanpa dibatasi jarak, contohnya : penyimpanan data online atau pada email.
4)      Time Sharing
Yaitu sejumlah pemakai dapat mengerjakan programnya secara bersama-sama. Setiap pemakai diberikan kesempatan untuk bekerja selama jangka waktu tertentu yang tetap besarnya, setelah itu pemakai lain diberikan kesempatan untuk mengerjakan. Contoh : aplikasi pemakai sistem komputer secara bersama untuk pengembangan perangkat lunak
5)      Remote Job Entry
Remote Job Terminal mengirimkan program atau data (text) untuk disimpan ke komputer pusat tempat data diproses. Program tersebut dikerjakan secara batch, yaitu diolah setelah gilirannya tiba. Contoh : web application
6)      Real Time Processing and Process Control
Hasil proses dikehendaki dalam waktu yang sesuai dengan kepentingan proses tersebut (real time). Contohnya : Google Maps Data Exchange Among Computers, pertukaran data berupa program, file dan sebagainya antar sistem komputer
b.      Bentuk Aplikasi Saat Ini yaitu;
1)      E – Mail
E-mail adalah surat melalui media elektronik.Sebenarnya email merupakan singkatan dari “Electronic mail”.Melalui email kita dapat mengirim surat elektronik baik berupa teks maupun gabungan dengan gambar, yang dikirimkan dari satu alamat email ke alamat lain di jaringan internet.Apabila kita mengirim surat melalui email kita dapat memperoleh beberapa keuntungan.Antara lain, dengan menggunakan email surat (informasi) yang kita kirim ke alamat email lain akan secara langsung diterima
2)      Bank Teller Terminal (ATM )
ATM merukan alat elektronik yang diberikan oleh bank yang kepada pemilik rekening yang dapat digunakan untuk bertransaksi secara elektronis seperti mengecek saldo, mentransfer uang dan juga mengambil uang dari mesin ATM tanpa perlu dilayani seorang teller
3)      Credit Checking System
4)      Hotel Reservation System
5)      Point Of Sales
6)      Traffic Control System
7)      Police Emergency System
8)      Airline Seat Reservation System
c.       Penyampaian Komunikasi Data
Penyampaian didalam sistem komunikasi data meliputi hubungan :
1)      Point to Point
2)      Point to Multipoint
Didalam prakteknya hubungan point to point adalah tidaklah praktis , hal ini disebabkan karena :
a)      Jarak antara peralatan yang satu dengan yang lain cukup jauh.
b)      Terlibat sekelompok peralatan transmisi pendukung antara titik titik yang saling berkomunikasi.
c)       
3.      Parameter Komunikasi Data
Berikut beberapa parameter dalam komunikasi data, yaitu sbb:
a.       TRIB (Transfer Rate of Information Bus)
Jumlah bit yang diterima si penerima dibagi dengan total waktu transmisi. Hal ini digunakan untuk mengukur jumlah informasi yang diterima ditempat tujuan.
b.      BER (Bit Error Rate)
Adalah presentase bit yang telah melakukan kesalahan relatif terhadap jumlah bit yang diterima dalam transmisi.
c.       Channel Throughput.
Jumlah data yang berhasil dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain dalam periode waktu tertentu melalui saluran komunikasi tunggal.
d.      Reliabilitas
Adalah ukuran untuk menilai cuaca perangkat (Pemancar, penerima atau transmission channel). Transmisi saluran dapat beroperasi dengan baik pada periode waktu tertentu untuk tingkat tertentu pemakaian.
e.       Availabilitas
Ketersediaan mengukur yang untuk menilai perangkat tersedia atau siap untuk melayani saat dibutuhkan.
f.       Channel Transfer Delayed
Waktu yang diperlukan oleh sinyal (Baik itu dalam bentuk elektronik saat ini di kawat, cahaya dalam medium serat optik atau gelombang elektromagnetik) untuk menyebarkan dari titik transmisi pemancar ke receiver (Penerima).
g.      Channel Estabilishment Time
Adalah total waktu yang dibutuhkan oleh media transmisi (PT. Telkom PSTN dalam jaringan telepon umum, atau antara modem pribadi anda dan modem ISP)




Rahmat syarifudin
201143501527
Kelas : 2XO
Dosen : Nahot Frastian S.kom




                                                           






           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar