JURNAL
KOMUNIKASI DATA
INTERNET PROTOKOL
Disusun
ABSTRAK :
Pertama kali komputer ditemukan, ia
belum bisa berkomunikasi dengan sesamanya. Pada saat itu komputer masih sangat
sederhana. Berkat kemajuan teknologi di bidang elektronika, komputer mulai
berkembang pesat dan semakin dirasakan manfaatnya dalam kehidupan kita. Saat
ini komputer sudah menjamur di mana-mana. Komputer tidak hanya dimonopoli oleh
perusahaan-perusahaan, universitas-univeristas, atau lembaga-lembaga lainnya,
tetapi sekarang komputer sudah dapat dimiliki secara pribadi seperti layaknya
kita memiliki radio.
Pada mulanya, sebuah komputer hanya
dapat dipergunakan secara individual (stand alone) Namun perkembangan teknologi
digital telah memungkinkan sebuah komputer untuk dapat berkomunikasi dengan
komputer lain. Secara sederhana, dengan menggunakan sebuah kabel dan port
komunikasi, dua buah komputer atau lebih dapat dihubungkan dan saling
bekerjasama. Jika dua buah komputer (A dan B) saling dihubungkan, maka hal-hal
yang dapat dilakukan antara lain: Komputer A dapat mengakses file-file yang ada
di Komputer B, Komputer A dapat mengakses disk drive dari Komputer B, Komputer
A dapat mengirimkan data ke Komputer B, dan lain sebagainya
Mayoritas pemakai komputer terdapat di
perusahaan-perusahaan atau kantor-kantor. Suatu perusahaan yang besar
seringkali memiliki kantor-kantor cabang. Apabila suatu perusahaan yang
mempunyai cabang di beberapa tempat adalah tidak efisien apabila setiap kali
dilakukan pengolahan datanya harus dikirim ke pusat komputernya dengan cara
manual. Perlu diperhatikan bahwa berfungsinya suatu komputer untuk menghasilkan
informasi yang benar-benar handal, maka sedapat mungkin data yang dimasukkan
benar-benar asli dari tangan pertama pencatat datanya, dan belum mengalami
pengolahan dari tangan ke tangan.
Apabila demikian bagaimana dengan data
yang akan dioleh berasal dari cabang-cabang yang tersebar di beberapa tempat
yang jauh letaknya dari pusat
komputer. Di sini pentingnya dibangun suatu sistem
komputerisasi, terutama untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk pengolahan
data. Tetapi kenyataannya, dalam sirkulasi suatu sistem pengolahan data,
pengolahan itu sendiri hanya suatu bagian. Secara garis besar suatu sistem
sirkulasi pengolahan data terdiri dari pengumpulan data, pemrosesan, dan
distribusi. Dari sirkulasi ini masalah yang banyak dijumpai dari
perusahaan-perusahaan justru dalam hal pengumpulan data dan distribusi data dan
informasi untuk beberapa lokasi.
Dengan prinsip di atas,
maka dapat dikembangkan suatu jaringan komputer dimana di dalamnya terhubung
lebih dari satu buah komputer sehingga antar komputer tersebut dapat saling
tukar menukar fasilitas data dan informasi.. Untuk dapat membuat beberapa
komputer terhubung dengan jaringan dan saling bekerjasama, dibutuhkan jalur
transmisi baik dengan menggunakan kabel (terstrial) maupun tanpa kabel (melalui
satelit) Kabel transmisi digital (misalnya jenis UTP); dan Perangkat lunak
sistem operasi dan aplikasi yang memiliki fitur jaringan dan diinstalasi pada
masing-masing komputer. Komunikasi data antara computer memungkinkan bagi user
untuk mengirim dan menerima data dari dan ke computer lain. Hal tersebut juga
dapat dimanfaatkan oleh suatu perusahaan untuk mengomunikasikan data baik
kepada perusahaan lain sebagai pemakai informasi external maupun kepada
karyawan sebagai pemakai internal. Prinsip-prinsip dan cara pengkomunikasian
data selanjutnya akan dibahas dalam bab selanjutnya dari makalah ini.
PENDAHULUAN
Judul
makalah ini sengaja dipilih karena menarik perhatian penulis untuk dicermati
dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak yang peduli terhadap perkembangan
dunia informatika terutama komunikasi data merupakan bagian dari teknologi
informasi, dimana komputer melakukan pengiriman data berupa informasi yang
disajikan oleh isyarat digital biner terhadap komputer yang lain atau juga
pengiriman data terhadap terminal. Pengertian komunikasi data berhubungan erat
dengan pengiriman data menggunakan sistem transmisi elektronik satu terminal
komputer ke terminal komputer lain. Data yang dimaksud disini adalah
sinyal-sinyal elektromagnetik yang dibangkitkan oleh sumber data yang dapat
ditangkap dan dikirimkan ke terminal-terminal penerima. Yang dimaksud terminal
adalah peralatan untuk terminal suatu data seperti disk drive, printer,
monitor, papan ketik, scanner, plotter dan lain sebagainya.
1. Konsep Dasar Komunikasi Data
Komunikasi
data adalah pergerakan data dan informasi yang dikodekan dari satu titik ke
titik lain melalui peralatan listrik atau elektro magnetik, kabel serat optik
(fiber optic cables), atau sinyal gelombang mikro (microwave signals). Atau
disebut juga pengiriman data dengan menggunakan transmisi elektronik dari
terminal/computer satu ke terminal lain/computer lain. Istilah lain yang
digunakan adalah teleprocessing, telekomunikasi, telecom dan datacom.
Banyak
teknologi yang digunakan , tetapi yang umum adalah sirkuit telepon yang sama
seperti yang digunakan untuk komunikasi suara. Misalnya satu saluran telepon
standar dapat menyediakan 24 saluran. Agar sirkuit telepon dapat digunakan
untuk komunikasi data, maka dibutuhkan peralatan khusus pada tiap ujung. Yang
dinamakan Modem (modulator-demodulator). Modem ialah suatu alat yang dapat mengubah
sinyal-sinyal elektronik dari peralatan komputer (terminal dan komputer)
menjadi sinyal-sinyal elektronik dari sirkuit telepon, dan sebaliknya.
2. Jaringan Komputer
Jaringan
komputer dapat diartikan sebagai sebuah rangkaian dua atau lebih komputer. Komputer-komputer
ini akan dihubungkan satu sama lain dengan sebuah sistem komunikasi. Dengan
jaringan komputer ini dimungkinkan bagi setiap komputer yang terjaring di
dalamnya dapat saling tukar-menukar data, program, dan sumber daya komputer
lainnya seperti media penyimpanan, printer, dan lain-lain. Jaringan komputer
yang menghubungkan komputer-komputer yang berada pada lokasi berbeda dapat juga
dimanfaatkan untuk mengirim surat elektronik (e-mail), mengirim file data
(upload) dan mengambil file data dari tempat lain (download), dan berbagai
kegiatan akses informasi pada lokasi yang terpisah.
Tujuan
utama dari sebuah jaringan komputer adalah sharing resources (baca: sumber
daya), dimana sebuah komputer dapat memanfaatkan sumber daya yang dimiliki
komputer lain yang berada dalam jaringan yang sama. Perkembangan teknologi
komunikasi data dan jaringan komputer dewasa ini sudah tidak terbatas lagi
hanya pada komputer. Berbagai perangkat teknologi komunikasi yang hadir saat
ini berkembang mengikuti perkembangan teknologi komputer, banyak diantaranya
mengintegrasikan perangkat komputer seperti mikroprosesor, memori, display,
storage, dan teknologi komunikasi ke dalamnya padahal dulunya teknologi ini
dikembangkan untuk komputer yang dapat kita temui saat ini sudah ikut digunakan
pada teknologi jaringan komputer.
a.
Local Area Network (LAN)
LAN adalah jaringan komputer yang mencover
area lokal, seperti rumah, kantor atau group dari bangunan. LAN sekarang lebih
banyak menggunakan teknologi berdasar IEEE 802.3 Ethernet switch, atau dengan
Wi-Fi. Kebanyakan berjalan pada kecepatan 10, 100, atau 1000 Mbps. Perbedaan
yang menyolok antara Local Area Network (LAN) dengan Wide Area Network (WAN)
adalah menggunakan data lebih banyak, hanya untuk daerah yang kecil, dan tidak
memerlukan sewa jaringan. Walaupun sekarang ethernet switch yang paling banyak
digunakan pada layer fisik dengan menggunakan TCP/IP sebagai protokol,
setidaknya masih banyak perangkat lainnya yang dapat digunakan untuk membangun
LAN.
b.
Metropolitan Area Network
(MAN)
Metropolitan Area Network atau disingkat
dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan
tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran,
pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN.
Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang
tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara
pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya. MAN pada
dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya
menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor
perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat
dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang
data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
c.
Wide Area Network (WAN)
WAN adalah singkatan dari istilah teknologi
informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer
yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar
wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai
jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. WAN
digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal
yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat
berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain. WAN
jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah
negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang
bertujuan untuk menjalankan program-program
(aplikasi) pemakai. WAN adalah jaringan komputer yang mencakup areal yang luas,
melintas batas gedung, batas kota, batas daerah, bahkan batas negara. WAN dapat
merupakan koneksi beberapa LAN yang terletakberjauhan sehingga data harus
ditransfer melalui jaringan komunikasi.
d.
Client-Server
Jenis jaringan ini terdapat komputer yang
bertindak sebagai server
dan komputer yang berperan sebagai client
(workstation). Secara normal komputer server dapat mengontrol sepenuhnya
komputer client. Server biasanya mempunyai kemampuan yang lebih besar dari pada
client.
e.
Peer to Peer
Peer to Peer merupakan jenis jaringan yang
tidak memerlukan server secara khusus, karena komputer yang terhubung pada
jaringan dapat
bertindak sebagai server ataupun client.
Contoh: hubungan komputer ke komputer.
3. Protokol Komunikasi Data
Adalah prosedur dan peraturan-peraturan yang mengatur operasi dari peralatan komunikasi data. Secara umum protocol melakukan 2 (dua) fungsi yaitu membuat hubungan antara
pengirim dan penerima serta menyalurkan informasi dengan kehandalan tinggi.
Protokol
merupakan sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam
sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi
lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi
dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan
tersebut berbeda sama sekali. Protokol ini mengurusi perbedaan format data pada
kedua sistem hingga pada masalah koneksi listrik.Standar protokol yang terkenal
yaitu OSI (Open System Interconnecting) yang ditentukan oleh ISO (International
Standart Organization). ISO (International Standard Organization) mengajukan struktur
dan fungsi protocol komunikasi data. Model tersebut dikenal sebagai OSI (Open
System Interconnection) Reference Model (FAQ:comp.protocols.iso). Terdiri atas
7 layer (lapisan) yang mendefinisikan fungsi. Untuk tiap layernya dapat terdiri
atas sejumlah protocol yang berbeda, masing-masing menyediakan pelayanan yang
sesuai dengan fungsi layer tersebut, sbb:
a.
Application Layer: interface
antara aplikasi yang dihadapi user and resource jaringan yang diakses. Kelompok
aplikasi dengan jaringan file transfer dan metode akses, Pertukaran job dan
manipulasi, pertukaran pesan
b.
Presentation Layer: rutin
standard me-presentasi-kan data negosiasi sintaksis untuk transfer dan
transformasi representasi data
c.
Session Layer: membagi
presentasi data ke dalam babak-babak (sesi) yaitu kontrol dialog dan
sinkronisasi dan hubungan antara aplikasi yang berkomunikasi
d.
Transport Layer : transfer
pesan (message) ujung-ke-ujung, manajemen koneksi, kontrol kesalahan,
fragmentasi, kontrol aliran
e.
Network Layer: Pengalamatan
dan pengiriman paket data routing, pengalamatan secara logis, dan setup dan
clearing (pembentukan dan pemutusan)
f.
Data-link Layer: pengiriman
data melintasi jaringan fisik : penyusunan frame, transparansi data, kontrol
kesalahan (error-detection), dan kontrol aliran (flow)
g.
Physical Layer: karakteristik
perangkat keras yang mentransmisikan sinyal data
Setiap
data yang lewat ke layer lebih rendah ditambah header kontrol yang sesuai
dengan layernya. Sebaliknya data ke layer lebih tinggi setelah dikurangi dengan
header kontrol.
Komunikasi
data antara dua komputer dilakukan dengan menggunakan protokol-protokol.
Protokol adalah aturan-aturan yang membuat dua buah komputer saling mengerti
satu dengan yang lain. Protokol dapat juga disebut bahasa komunikasi komputer.
Sama halnya dengan kita yang dapat berkomunikasi dengan orang lain jika
menggunakan bahasa yang sama, maka komputer juga dapat berkomunikasi satu sama
lain jika kedua komputer menggunakan protokol yang sama.
Dalam
komunikasi data, komputer menggunakan protokol-protokol komunikasi data.
Protokol-protokol tersebut bekerja sama untuk menangani proses pengiriman data.
Bentuk dari protokol tersebut dapat berupa perangkat lunak maupun perangkat
keras komputer.
Salah
satu protokol komunikasi data yang banyak digunakan untuk menangani komunikasi
data dalam area yang luas adalah TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet
Protocol). TCP/IP merupakan sebuah kumpulan protokol yang bekerja sama untuk
menangani proses pengiriman data. Masing-masing protokol mempunyai fungsi dan
secara keseluruhan dapat memastikan data yang dikirimkan sampai ke alamat dan
aplikasi yang benar serta dalam keadaan tidak rusak.
TCP/IP
mempunyai kelebihan, yaitu dapat mengomunikasikan dua buah komputer yang
berbeda jenis dan sistem operasi yang digunakan. TCP/IP memungkinkan komunikasi
antara komputerc PC dengan Macintosh atau antara sistem operasi Windows dengan
Unix atau Linux. Protokol TCP/IP merupakan
protokol standar yang digunakan dalam jaringan komputer global yang dikenal
dengan internet. Protokol TCP/IP terdiri dari 4 layer yaitu: aplikasi,
transport, internet dan network interfacephysical. Protokol TCP/IP dibangun
mengikuti model referensi OSI (open system interconnect)
Protokol
dipergunakan untuk proses komunikasi data dari sistem-sistem yang berbeda-beda.
Protokol merupakan sekumpulan aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi
seperti pembuatan hubungan, proses transfer suatu file, serta memecahkan
berbagai masalah khusus yang berhubungan dengan komunikasi data antara
alat-alat komunikasi tersebut supaya komunikasi dapat berjalan dan dilakukan
dengan benar
Beberapa hal yang berhubungan dengan
tugas-tugas protokol antara lain:
a.
Mengaktifkan jalur komunikasi
data langsung, serta sistem sumber harus menginformasikan identitas sistem
tujuan yang diinginkan kepada jaringan komunikasi.
b.
Sistem sumber harus dapat
memastikan bahwa sistem tujuan benar-benar telah siap untuk menerima data
c.
Aplikasi transfer file pada
sistem sumber harus dapat memastikan bahwa program manajemen file pada sistem
tujuan benar-benar dipersiapkan untuk menerima dan menyimpan file untuk
beberapa user tertentu
d.
Bila format-format file yang
dipergunakan pada kedua sistem tersebtu tidak kompatibel, maka salah satu satau
sistem yang lain harus mamapu melakukan fungsi penerjemahan format.
Adapun Fungsi-fungsi dari protokol yaitu;
a.
Fragmentasi dan reassembly
Fungsi dari fragmentasi dan reasembly adalah
membagi informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data pada saat sisi
pengirim mengirimkan informasi dan setelah diterima maka sisi penerima akan
menggabungkan lagi menjadi paket informasi yang lengkap.
b.
Encaptulation
Fungsi dari encaptulation adalah melengkapi
informasi yang dikirimkan dengan address, kode-kode koreksi dan lain-lain.
c.
Connection control
Fungsi dari Connection control adalah
membangun hubungan (connection) komunikasi dari sisi pengirim dan sisi
penerima, dimana dalam membangun hubungan ini juga termasuk dalam hal
pengiriman data dan mengakhiri hubungan.
d.
Flow control
Berfungsi sebagai pengatur perjalanan
datadari sisi pengirim ke sisi penerima.
e.
Error control
Dalam pengiriman data tak lepas dari
kesalahan, baik itu dalam proses
pengiriman maupun pada waktu data itu
diterima. Fungsi dari error control adalah mengontrol terjadinya kesalahan yang
terjadi pada waktu data dikirimkan.
f.
Transmission service
Fungsi dari transmission service adalah
memberi pelayanan komunikasi data khususnya yang berkaitan dengan prioritas dan
keamanan serta perlindungan data.
4.
Standar Komunikasi Data
Kita
telah mengetahui bagaimana dua buah mesin dapat berkomunikasi melalui sebuah
saluran realiable dengan menggunakan
bermacam-macam protokol data link protokol-protokol ini menyediakan kontrol
error dan kontrol aliran pada standard IEEE 802.2 ini tidak membahas mengenai
komunikasi realiable dari semuanya LAN 802 dan penawaran yang diberikan MAN
merupakan layanan datagran yang terbaik kadang - kadang layanan ini cukup
adekuat. Misalnya untuk mengirimkan paket IP, adanaya jaminan tidak diperlukan
atau bahkan tidak diharapkan. paket IP cukup disisipkan ke field payload 802 dan mengirimkannya bila file load
tersebut hilang, demikian pula yang terjadi pada paket IP/IEEE telah mendefinisikan sistem yang dapat
beroperasi pada puncak semua protokol LAN 802 dan MAN. Selain itu protokol yang
disebut LLC (Logical Link Control ) ini menyembunyikan perbedaan yang terdapat
pada bermacam-macam jaringan 802 dengan menyediakan format tunggal dan
interface ke network layer, dengan MAC sublayer ada dibawahnya.LLC menyediakan
3 pilihan layanan :
a.
Layanan diagram tidak reliable
b.
Layanan diagram
beracknowledgement
c.
Layanan connection-oriented
reliable
Header
LLC didasarkan pada protokol HDLC yang lebih tua. Berbagai macam format
digunakan untuk data dan kontrol. Untuk datagram beracknowledgement atau
layanan connection-oriented, frame data berisi alamat sumber, alamat tujuan,
nomor urut, nomor acknowledgement, beberapa bit untuk keperluan lain. Untuk
layanan data tidak reliable, nomor urut dan nomor acknowledgemnt bisa diabaikan
a.
Standard IEEE 802.3 (
ethernet)
Standard IEEE 802.3 ini ditujukan bagi LAN
1-persistent CSMA/cd untuk mengingat kembali tentang ide ini , ketika stasiun
akan melakukan transmisi, stasiun mendengarkan kabel. Bila kabel dalam keadaan
sibuk, maka stasiun akan menunggu sampai kabel tersebut menjadi bebas; bila
kabel dalam keadaan bebas ,maka stasiun dengan segera akan melakukan tranmisi.
Jika dua stasiun atau lebih mengirimkan secara simultan pada sebuah kabel yang
sedang bebas, maka stasiun akan mengalami tabrakan. Semua stasiun yang
mengalami tabrakan itu akan menghentikan tranmisinya, menunggu waktu random,
dan mengulangi seluruh prosesnya lagi.
Kelebihan Standard IEEE 802.3 ( ethernet):
1)
Protokolnya sangat sederhana
2)
Stasiun dapat dipasang dalam
keadaan sistem sedang berjalan tanpa
harus mematikan, sistem terlebih
dahulu
3)
Standard ini menggunakan kabel
pasif, dan tidak membutuhkan modem
4)
Delay pada lalulintas yang
tidak padat bisa dikatakan nol karena stasiun tidak perlu menunggu token , dan
dapat secara langsung mengirimkan frame
Kekurangan Standard IEEE 802.3 ( ethernet):
1)
Sebuah stasiun harus mampu
mendeteksi signal lemah yang berasal
dari stasiun lain , bahkan ketika dirinya sendiri sedang melakukan transaksi.
2)
Semua rangkaian pendeteksi
semua analog
b.
Standar IEEE 802.4 ( token
bus)
Standar IEEE 802.4 menerangkan LAN yang disebut Token bus. Secara fisik token
bus merupakan kabel linier atau berbentuk diagram pohon tempat stasiun-stasiun
dihubungkan. Secara logika, stasiun-stasiun diorganisasi kedalam sebuah ring
dimaan masing-masing stasiun mengethui alamat stasiun lainnya yang berada di
sebelah kiri dan kanannya. Bila ring logika diinisialisasi , maka stasiun yang
bernomor paling tinggi mempunyai kesempatan pertama untuk mengirim. Setelah
dilaksanakan, stasiun tersebut memberikan kesempatan berikutnya jika stasiun
tetangganya dengan cara mengirimkan frame kontrol khusus yang disebut token.
Token berpropagasi mengelilingi Ring logic tersebut , dimana hanya pemegang
token sajalah yang diijinkan untuk mentranmisikan frame. Karena pada suatu saat
hanya terdapat sebuah stasiun saja yang memegang token, maka tidak akan terjadi
tabrakan.
Kelebihan IEEE 802.4 ( token bus):
1)
Menggunakan peralatan telesi
kabel yang memiliki realibilitas
Kekurangan IEEE 802.4 ( token bus):
1)
Sistem broadband banyak
menggunakan rekayasa analog dan melibatkan modem serta amplifier pita
lebar
2)
Protokolnya sangat rumit dan
memiliki delay pada keadaan beban rendah yang panjang
3)
Sangat tidak cocok untuk
implementasi serat optik dan hanya dipakai oleh pengguna yang sedikit.
c.
Standard IEEE 802.5
( token ring)
Jaringan ring telah lama dan dipakai untuk
LAN maupun WAN. Ring merupakan kumpulan link point to point indiual yang
membentuk sebuah lingkaran. Link point to point melibatkan teknologi yang sudah
dikenal baik dan terbukti dilapangan dan dapat dioperasikan pada twisted-pair,
kabel koaksial, dan serat optik. Rekayasa ring juga hampir seluruhnya digital,
sedangkan, misalnya 802.3 memiliki komponen analog penting untuk deteksi
tabrakan. Ring juga adil dan memiliki akses saluran yang baik. Dengan
alasan-alasan ini IBM memilih ring sebagai LAN-nya dan IEEE telah memasukkan
standard token ring sebagai 802.5.
Kelebihan IEEE 802.5 ( token ring) :
1)
Rekayasanya cukup mudah dan
dapat berbentuk sepenuhnya digital
2)
Ring-ring dapat dibentuk
dengan menggunakan tranmisi dari mulai carrier yang sederhana sampai serat
optik secara virtual
d.
Standard IEEE 802.6
Tidak satupun lan 802 yang kita pelajari
cocok untuk digunakan dalam MAN masalah panjang kabel dan unjuk kerja ketika
ribuan stsiun dhubungkan menyebakan sistem ini terbatas pada daerah seluas
kampus saja. Bagi jaringan yang dapat mencakup seluruh pelosok kota,IEEE telah
menentukan sebuah MAN yang disebut DQDB (DIStributed Queque dual bus-bus ganda
antrian terdistribusi), sebagai standard 802.6.
Tidak seperti protokol-protokol LAN 802 lain
, 802.6 tidak rakus. Pada protokol-protokol lainnya bila sebuah stasiun
mendapatkan sebuah kesempatan untuk mengirim, maka stasiun tersebut akan segera
melakukan tranmisi. Pada protokol ini , stasiun-stasiun membuat antrian sear
berurutan dan menjadi dalam keadaan siap kirim dan mentranmisikan secara FIFO.
Aturan dasarnya adalah bahwa stasiun-stasiun
berlaku sopan, artinya mereka menunggu stasiun0-stasiun aliran ke bawah. Sopan
santun ini diperlukan untuk mencegah suatu situasi dimana situasi yang dekat
dengan Head-end secara langsung mengambil seluruh sel-sel yang kosong pada saat
sel-sel itu tiba dan langsung mengisinya, yang menyebabkan stasiun aliran ke
bawah akan kehabisan kesempatan.
e.
Standard 802.9
IEEE 802.9 mempunyai standard kecepatan
sampai 10 Mbps saluran synchronous dengan 96 64-xBps (6 Mbps total Bandwith)
dengan saluran yang dapat digunakan
saluran data yang spesifik. total bandwith
yang tetap yang digunakan 6 Mbps. Standar ini dinamakan sebagai Isochronous
Ethernet (IsoEnet), dan didesain untuk mengatur pencampuran bursty dan time
critical traffic
f.
Standard IEEE 802.11
Standard IEEE 802.11 adalah standard yang
digunakan untuk jaringan lokal menggunakan wireles. Sebuah metode CSMA/cd telah
diterapkan standard terakhir pada tahun 1998 juga telah menerapkan metode.
g.
Standard IEEE 802.12
Standard IEEE 802.11 adalah standard yang
digunakan untuk jaringan lokal menggunakan wireles. Sebuah metode CSMA/cd telah
diterapkan standard terakhir pada tahun 1998 juga telah menerapkan metode.
B. Sistem Komunikasi Data
Suatu sistem komunikasi komputer dapat dirancang sedemikian rupa
sehingga memudahkan sehingga memudahkan segenap personel dalam organisasi
merasa mudah dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Selain itu, bentuk komunikasi
data ini juga sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi komunikasi data
secara umum yang terus berkembang dengan pesat.
Sistem komunikasi
data dapat dimulai dengan sistem yang sederhana, seperti misalnya jaringan
akses terminal, yaitu jaringan yang memungkinkan seorang operator mendapatkan
akses ke fasilitas yang tersedia dalam jaringan tersebut.
Operator
bisa mengakses komputer guna memperoleh fasilitas, misalnya menjalankan program
aplikasi, mengakses database, dan melakukan komunikasi dengan operator lain.
Dalam lingkungan ideal, semua fasilitas ini harus tampak seakan-akan dalam
terminalnya, walaupun sesungguhnya secara fisik berada pada lokasi yang
terpisah.
Komunikasi yang terjadi di antara kedua alat
di atas, dibentuk oleh komponen-komponen yang membentuk suatu sistem yaitu
sistem komunikasi data. Secara garis besar, terdapat lima jenis komponen yang
saling berinteraksi membentuk sistem komunikasi data tersebut yaitu: message,
sender, receiver, medium, dan protocol.
a.
Message.
Sulit mencari padanan kata message dalam
bahasa Indonesia. Untuk mudahnya, suatu message bisa dikatakan sebagai data
atau informasi yang akan dikomunikasikan (dikirim dan diterima). Message ini
bisa berupa apa saja, teks, angka, gambar, suara, video, atau kombinasi dari
semuanya.
b.
Sender
Sender adalah suatu alat yang digunakan untuk
mengirimkan message. Alat ini tidak hanya komputer, bisa juga alat lainnya
seperti handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis.
c.
Receiver.
Sama dengan sender, bedanya receiver berfungsi
sebagai alat yang dituju untuk meneri message yang dikirim dari sender.
d.
Medium.
Medium adalah media transmisi yang bisa
dikatakan sebagai "perantara" untuk mengantarkan message dari sender
ke receiver. Media transmisi ini bisa saja berupa kabel (twisted pair, coaxial,
fiber-optic), laser, atau gelombang radio.
e.
Protocol.
Protocol adalah sekumpulan aturan yang harus
disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat saling berkomunikasi. Tanpa
protocol, dua alat atau lebih mungkin saja bisa saling terhubung tetapi tidak
dapat saling berkomunikasi, sehingga message yang dikirim tidak dapat diterima
oleh alat yang dituju. Untuk mudahnya protocol bisa dianggap sebagai bahasa
komunikasi, seseorang yang berkomunikasi menggunakan bahasa jawa tidak akan
bisa dimengerti oleh orang lain yang hanya bisa berbahasa cina.
Pada sistem komunikasi
On line ini, data yang dikirim melalui terminal
Pada
dasarnya ada dua jenis sistem komunikasi data yaitu Off-line Communication
System (Sistem Komunikasi Offline) dan On-line Communication System (Sistem
Komunikasi Online).
a. Off-line Communication System
Bentuk sistem komunikasi data offline ini merupakan bentuk sistem
komunikasi data yang kuno. Bentuk sistem komunikasi data ini hadir saat
komputer pusat atau server belum secanggih saat ini. Pada sistem ini,
pemrosesan data harus diantrikan melalui proses batch sehingga komputer pusat
dapat memrosesnya. Dalam sistem ini, data-data dimasukkan lewat terminal
kemudian ditranmisikan unuk direkamkan pada disket atau pita magnetik, atau
hardisk, terlebih dahulu untuk kemudian diantrikan untuk diproses oleh komputer
pusat, sehingga dapat dikatakan bahwa pemrosesan langsung dilaksanakan oleh
komputer pusat (offline).
Sistem
komunikasi Offline adalah suatu sistem pengiriman data melalui
fasilitas
telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan data, tetapi data yang
dikirim tidak langsung diproses oleh CPU (Central Processing Unit), di mana
data yang akan diproses dibaca oleh terminal, kemudian
dengan
menggunakan modem, data tersebut dikirim melalui telekomunikasi. Di tempat
tujuan data diterima juga oleh modem, kemudian oleh terminal, data disimpan ke
alamat perekam seperti pada disket, magnetic tape, dan lain-lain. Dari alat
perekam data ini, nantinya dapat diproses oleh komputer. Peralatan-peralatan
yang diperlukan dalam sistem komunikasi offline, antara lain :
1) Terminal
Terminal
adalah suatu I/O device yang digunakan untuk mengirim data dan menerima data
jarak jauh dengan menggunakan fasilitas telekomunikasi. Peralatan terminal ini
bermacam-macam, seperti magnetic tape unit, disk drive, paper tape,
2) Jalur komunikasi
Jalur
komunikasi adalah fasilitas telekomunikasi yang sering digunakan, seperti :
telepon, telegraf, telex, dan dapat juga dengan fasilitas lainnya
3) Modem
Model
adalah singkatan dari Modulator / Demodulator. Suatu alat yang
mengalihkan
data dari sistem kode digital ke dalam sistem kode analog dan sebaliknya.
b. On-line Communication System
Sistem komunikasi data online ini merupakan perkembangan dari sistem
komunikasi data offline dimana pada sistem ini data ditranmisikan akan langsung
diproses oleh komputer pusat. Hal ini dimungkinkan karena perkembangan
teknologi komputer yang sangat pesat sehingga komputer pusat atau server cukup
cepat dan cukup kuat untuk melakukan pemrosesan yang diminta oleh seluruh
workstation yang asa dala jaringan.
Sistem
Komunikasi Online ini dapat berupa
realtime system, batch processing system, time sharing system, distributed data
processing system
Komunikasi data sebenarnya sudah sangat
sering dilakukan dalam aktifitas sehari-hari, baik dalam lingkup global seperti
internet maupun dalam lingkup lokal (LAN). Sebagai ilustrasi, pada saat suatu
message dikirimkan dari suatu komputer dan kemudian diterima oleh komputer
lainnya, pada saat itulah terjadi komunikasi di antara kedua buah komputer
tersebut.
Komputer bisa langsung diperoleh, langsung
diproses oleh komputer pada saat kita membutuhkan, sistem Komunikasi On line
ini dapat berupa :
1)
Realtime system
Suatu realtime system memungkinkan untuk
mengirimkan data ke pusat komputer, diproses di pusat komputer seketika pada
saat data diterima dan kemudian mengirimkan kembali hasil pengolahan ke
pengirim data saat itu juga. American Airlines merupakan perusahaan yang
pertama kali mempelopori sistem ini. Dengan realtime system ini, penumpang
pesawat terbang dari suatu bandara atau agen tertentu dapat memesan tiket untuk
suatu penerbangan tertentu dan mendapatkan hasilnya kurang dari 15 detik, hanya
sekedar untuk mengetahui apakah masih ada tempat duduk di pesawat atau tidak.
Sistem realtime ini juga memungkinkan penghapusan waktu yang diperlukan untuk
pengumpulan data dan distribusi data. Dalam hal ini berlaku komunikasi dua
arah, yaitu pengiriman dan penerimaan respon dari pusat komputer dalam waktu
yang relatif cepat.
Pada realtime system, merupakan komunikasi
data dengan kecepatan tinggi. Kebutuhan informasi harus dapat dipenuhi pada
saat yang sama atau dalam waktu seketika itu juga. Pada sistem ini proses
dilakukan dalam hitungan beberapa detik saja, sehingga diperlukan jalur
komunikasi yang cepat, sistem pengolahan yang cepat serta sistem memori dan
penampungan atau buffer yang sangat besar. Penggunaan sistem ini memerlukan
suatu teknik dalam hal sistem disain, dan pemrograman, hal ini disebabkan
karena pada pusat komputer dibutuhkan suatu bank data atau database yang siap
untuk setiap kebutuhan. Biasanya peralatan yang digunakan sebagai database
adalah magnetic disk storage, karena dapat mengolahsecara direct access (akses
langsung), dan perlu diketahui bahwa pada sistem ini menggunakan kemampuan
multiprogramming, untuk melayani berbagai macam keperluan dalam satu waktu yang
sama.
2)
Time sharing system
Time sharing system adalah suatu teknik penggunaan online system oleh
beberapa pemakai secara bergantian menurut waktu yang diperlukan pemakai
disebabkan waktu perkembangan proses CPU semakin cepat, sedangkan alat
Input/Output tidak dapat mengimbangi kecepatan dari CPU, maka kecepatan dari
CPU dapat digunakan secara efisien dengan melayani beberapa alat I/O secara bergantian.
Christopher Strachy pada tahun 1959 telah memberikan ide mengenai pembagian
waktu yang dilakukan oleh CPU. Baru pada tahun 1961, pertama kali sistem yang
benar-benar berbentuk time sharing system dilakukan di MIT (Massachusetts
Institute of Technology) dan diberi nama CTSS (Compatible Time Sharing System)
yang bisa melayani sebanyak 8 pemakai dengan menggunakan komputer IBM 7090.
Salah satu penggunaan time sharing system ini dapat dilihat dalam pemakaian
suatu teller terminal pada suatu bank. Bilamana seorang nasabah datang ke bank
tersebut untuk menyimpan uang atau mengambil uang, maka buku tabungannya
ditempatkan pada terminal. Dan oleh operator pada terminal tersebut dicatat
melalui papan ketik (keyboard), kemudian data tersebut dikirim secara langsung
ke pusat komputer, memprosesnya, menghitung jumlah uang seperti yang
dikehendaki, dan mencetaknya pada buku tabungan tersebut untuk transaksi yang
baru saja dilakukan.
3)
Distributed data processing
system
Distributed data processing (DDP) system merupakan
bentuk yang sering digunakan sekarang sebagai perkembangan dari time sharing
system. Bila beberapa sistem komputer yang bebas tersebar yang masing-masing
dapat memproses data sendiri dan dihubungkan dengan jaringan telekomunikasi,
maka istilah time sharing sudah tidak tepat lagi. DDP system dapat
didefinisikan sebagai suatu sistem komputer interaktif yang terpencar secara
geografis dan dihubungkan dengan jalur telekomunikasi dan seitap komputer mampu
memproses data secara mandiri dan mempunyai kemampuan berhubungan dengan
komputer lain dalam suatu sistem. Setiap lokasi menggunakan komputer yang lebih
kecil dari komputer pusat dan mempunyai simpanan luar sendiri serta dapat
melakukan pengolahan data sendiri. Pekerjaan yang terlalu besar yang tidak dapat
dioleh di tempat sendiri, dapat diambil dari komputer pusat.
1. Manfaat Komunikasi Data
a.
Resource Sharing
Yaitu dapat menggunakan sumber
daya yang ada secara bersamaan. Misal seorang pengguna yang berada 100 km
jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data
tersebut, seolah-olah data tersebut berada didekatnya.Hal ini sering diartikan
bahwa jaringan computer mengatasi masalah jarak.
b.
Time Sharing
Time sharing adalah suatu metode pengolahan data yang menggunakan sistem
perhitungan yang memperbolehkan sejumlah pemakai melaksanakan program itu
selama pelaksanaannya.
c.
Data Sharing
Data sharing adalah suatu data yang dapat diakses oleh sejumlah pengguna
dalam waktu yang bersamaan.
d.
Program Sharing
Memberikan akses multi satu aplikasi, bisa diinstal dan digunakan
lingkungan yang terdistribusi di seluruh jaringan oleh beberapa orang
e.
Equipment Sharing
Sebagai contoh yaitu pemakaian printer oleh beberapa user
f.
Realibilitas Tinggi
Yaitu dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan realibilitas tinggi
dengan memiliki sumber- sumber alternatif persediaan. Misalnya semua file dapat
disimpan atao dicopy ke dua, tiga atau lebih komputer yang terkoneksi
kejaringan. Sehingga bila salah satu mesin
rusak maka salinan di mesin yang lain bisa di gunakan.
g.
Menghemat Uang
Komputer berukuran kecil mempunyai rasio harga atau kinerja yang lebih
baik dibandingkan dengan komputer yang besar. Komputer yang besar seperti
mainframe memiliki kecepatan kira- kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer
kecil atau pribadi. Akan tetap harga mainframe seribu kali lebih mahal dari
komputer pribadi. Ketidak seimbangan rasio harga atau kinerja dan kecepatan
inilah membuat para perancang sistem untuk membamgun sistem yang terdiri dari
computer- computer pribadi.
2. Aplikasi Komunikasi Data
a.
Bentuk – bentuk aplikasi dasar
dalam komunikasi data yaitu:
1)
Data Acquisition
Data dapat dikumpulkan dari beberapa tempat (remote station), disimpan
dalam memori dan pada waktu-waktu tertentu data tersebut akan diolah. Contoh :
aplikasi inventori penggajian
2)
Inquiry and Respons
Pemakai dapat mengakses langsung ke file atau program. Data yang
dikirimkan ke sistem komputer dapat langsung diproses dan hasilnya dapat segera
diberikan. Bila pemakai melakukan dialog dengan komputer maka sistem seperti ini
disebut interaktif. Contoh : aplikasi perbankan, pembayaran dipertokoan
3)
Storage and retrieval
Data yang sebelumnya disimpan dalam komputer dapat diambil sewaktu-waktu
oleh pihak yang berkepentingan tanpa dibatasi jarak, contohnya : penyimpanan
data online atau pada email.
4)
Time Sharing
Yaitu sejumlah pemakai dapat mengerjakan programnya secara bersama-sama.
Setiap pemakai diberikan kesempatan untuk bekerja selama jangka waktu tertentu
yang tetap besarnya, setelah itu pemakai lain diberikan kesempatan untuk
mengerjakan. Contoh : aplikasi pemakai sistem komputer secara bersama untuk
pengembangan perangkat lunak
5)
Remote Job Entry
Remote Job Terminal mengirimkan program atau data (text) untuk disimpan
ke komputer pusat tempat data diproses. Program tersebut dikerjakan secara
batch, yaitu diolah setelah gilirannya tiba. Contoh : web application
6)
Real Time Processing and
Process Control
Hasil proses dikehendaki dalam waktu yang sesuai dengan kepentingan
proses tersebut (real time). Contohnya : Google Maps Data Exchange Among
Computers, pertukaran data berupa program, file dan sebagainya antar sistem
komputer
b.
Bentuk Aplikasi Saat Ini
yaitu;
1)
E – Mail
E-mail adalah surat melalui media elektronik.Sebenarnya email merupakan
singkatan dari “Electronic mail”.Melalui email kita dapat mengirim surat
elektronik baik berupa teks maupun gabungan dengan gambar, yang dikirimkan dari
satu alamat email ke alamat lain di jaringan internet.Apabila kita mengirim
surat melalui email kita dapat memperoleh beberapa keuntungan.Antara lain,
dengan menggunakan email surat (informasi) yang kita kirim ke alamat email lain
akan secara langsung diterima
2)
Bank Teller Terminal (ATM )
ATM merukan alat elektronik yang diberikan oleh bank yang kepada pemilik
rekening yang dapat digunakan untuk bertransaksi secara elektronis seperti
mengecek saldo, mentransfer uang dan juga mengambil uang dari mesin ATM tanpa
perlu dilayani seorang teller
3)
Credit Checking System
4)
Hotel Reservation System
5)
Point Of Sales
6)
Traffic Control System
7)
Police Emergency System
8)
Airline Seat Reservation
System
c.
Penyampaian Komunikasi Data
Penyampaian didalam sistem komunikasi data meliputi hubungan :
1)
Point to Point
2)
Point to Multipoint
Didalam prakteknya hubungan point to point adalah tidaklah praktis , hal
ini disebabkan karena :
a)
Jarak antara peralatan yang
satu dengan yang lain cukup jauh.
b)
Terlibat sekelompok peralatan
transmisi pendukung antara titik titik yang saling berkomunikasi.
c)
3. Parameter Komunikasi Data
Berikut beberapa parameter dalam komunikasi data, yaitu sbb:
a.
TRIB (Transfer Rate of
Information Bus)
Jumlah bit yang diterima si penerima dibagi dengan total waktu transmisi.
Hal ini digunakan untuk mengukur jumlah informasi yang diterima ditempat
tujuan.
b.
BER (Bit Error Rate)
Adalah presentase bit yang telah melakukan kesalahan relatif terhadap
jumlah bit yang diterima dalam transmisi.
c.
Channel Throughput.
Jumlah data yang berhasil dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain
dalam periode waktu tertentu melalui saluran komunikasi tunggal.
d.
Reliabilitas
Adalah ukuran untuk menilai cuaca perangkat (Pemancar, penerima atau
transmission channel). Transmisi saluran dapat beroperasi dengan baik pada
periode waktu tertentu untuk tingkat tertentu pemakaian.
e.
Availabilitas
Ketersediaan mengukur yang untuk menilai perangkat tersedia atau siap
untuk melayani saat dibutuhkan.
f.
Channel Transfer Delayed
Waktu yang diperlukan oleh sinyal (Baik itu dalam bentuk elektronik saat
ini di kawat, cahaya dalam medium serat optik atau gelombang elektromagnetik)
untuk menyebarkan dari titik transmisi pemancar ke receiver (Penerima).
g.
Channel Estabilishment Time
Adalah total waktu yang dibutuhkan oleh media transmisi (PT. Telkom PSTN
dalam jaringan telepon umum, atau antara modem pribadi anda dan modem ISP)
Rahmat
syarifudin
201143501527
Kelas
: 2XO
Dosen
: Nahot Frastian S.kom
Tidak ada komentar:
Posting Komentar