KOMUNIKASI DATA
Nama : Tata Saputra
NPM :
2011 4350 1524
Kelas :
2 X O
Email :
samudera_saputra@yahoo.co.id
Dosen : Nahot Frastian, S.Kom
Program Studi Teknik
Informarika
Universitas Indraprasta PGRI
ABSTRAK
Abstrak jurnal ini dibuat untuk memahami dan
mempelajari dari pembahasan materi yang di berikan, perkembangan dunia
informatika terutama komunikasi data merupakan bagian dari teknologi informasi,
dimana komputer melakukan pengiriman data berupa informasi yang disajikan oleh
isyarat digital biner terhadap komputer yang lain atau juga pengiriman data
terhadap terminal. Pengertian komunikasi data berhubungan erat dengan
pengiriman data menggunakan sistem transmisi elektronik satu terminal komputer
ke terminal komputer lain. Data yang dimaksud disini adalah sinyal-sinyal elektromagnetik
yang dibangkitkan oleh sumber data yang dapat ditangkap dan dikirimkan ke
terminal-terminal penerima. Yang dimaksud terminal adalah peralatan untuk
terminal suatu data seperti disk drive, printer, monitor, papan ketik, scanner,
plotter dan lain sebagainya
Materi yang di berikan
adalah pengertian dan sejarah jaringan komunikasi data, hakikat komunikasi
data, konsep dasar komunikasi data, bentuk
sistem komunikasi data, macam-macam jaringan komputer dan penjelasan mengenai
apa itu wireless tujuannya unuk dimengerti dan di pahami
PENGERTIAN DAN SEJARAH JARINGAN
KOMUNIKASI DATA
Pertama
kali komputer ditemukan, ia belum bisa berkomunikasi dengan sesamanya. Pada
saat itu komputer masih sangat sederhana. Berkat kemajuan teknologi di
bidangelektronika, komputer mulai berkembang pesat dan semakin dirasakna
manfaatnyadalam kehidupan kita. Saat ini komputer sudah menjamur di mana-mana.
Komputertidak hanya dimonopoli oleh perusahaan-perusahaan, universitas -
univeristas, atau lembaga – lembaga lainnya, tetapi sekarang komputer sudah
dapat dimilikisecara pribadi seperti layaknya kita memiliki radio, dll.
Mayoritas
pemakai komputer terdapat di perusahaan-perusahaan atau kantor-kantor.
Suatuperusahaan yang besar seringkali memiliki kantor-kantor cabang. Apabila
suatuperusahaan yang mempunyai cabang di beberapa tempat adalah tidak efisien
apabilasetiap kali dilakukan pengolahan datanya harus dikirim ke pusat
komputernya. Perlu di perhatikan bahwa berfungsinya suatu komputer untuk
menghasilkan informasi yang benar-benar handal, maka sedapat mungkin data yang
dimasukkan benar-benar asli dari tangan pertama pencatat datanya, dan belum
mengalami pengolahan daritangan ke tangan.
Apabila
demikian bagaimana dengan data yang akan dioleh berasal dari cabang-cabang yang
tersebardi beberapa tempat yang jauh letaknya dari pusat komputer. Di sini
pentingnyadibangun suatu sistem komputerisasi, terutama untuk mengurangi waktu
yangdibutuhkan untuk pengolahan data. Tetapi kenyataannya, dalam sirkulasi
suatusistem pengolahan data, pengolahan itu sendiri hanya suatu bagian. Secara
garis besar suatu sistem sirkulasi pengolahan data terdiri dari pengumpulan
data,pemrosesan, dan distribusi. Dari sirkulasi ini masalah yang banyak
dijumpaidari perusahaan-perusahaan justru dalam hal pengumpulan data dan
distribusidata dan informasi untuk beberapa lokasi
Kemajuan
tekonologi komunikasi sekarang mempunyai pengaruh pada perkembangan
pengolahandata. Data dari satu lokasi dapat dikirim ke lokasi lain dengan alat telekomunikasi.
Data perlu dikirim daris satu lokasi ke lokasi lain denganalasan berikut :
Transaksi
sering terjadi pada suatu lokasi yang berbeda dengan lokasi pengolahan datanya
atau lokasi di mana data tersebut akan digunakan, sehingga data perlu dikirim
ke lokasi pengolahan data dan dikirim lagi ke lokasi yang membutuhkan
informasidari data tersebut.
Biasanya
lebih efisien atau lebih murah mengirim data lewat jalur komunikasi, lebih -
lebih bila data telah diorganisasikan melalui komputer, dibandingkan dengan
cara pengiriman biasa.
Suatu
organisasi yang mempunyai beberapa lokasi pengolahan data, data dari
suatulokasi pengolahan yang sibuk dapat membagi tugasnya dengan mengirimkan
data kelokasi pengolahan lain yang kurang atau tidak sibuk.
Alat-alat
yang mahal seperti alat pencetak grafik atau printer berkecepatan tinggi,
sukupdi satu lokasi saja, sehingga lebih hemat.
Untuk
data yang menggunakan komputer, pengiriman data menggunakan sistem transmisi
elektronik, biasanya disebut dengan istilah komunikasi data. Teknik komputer
dan teknkkomunikasi berkembang dengan pesat. Akibatnya teknik komunikasi data
yangmerupakan perpaduan antara kedua teknik tersebut juga berkembang sangat
pesat. Akhir-akhir ini perkembangan tersebut terasa juga dampaknya di
Indonesia, sehingga keperluan akan tenaga yang terampil dan yang mempunyai
pengetahuan komunikasi data juga meningkat.
Untuk
mengkomunikasikan data dari satu lokasi ke lokasi yang lain, 3 elemen sistem
harus tersedia, yaitu sumber data, media transmisi, dan penerima. Jika salah
satu elemen tidak ada, maka komunikasi tidak akan dapat dilakukan. Gambar
1dapat memperjelas mengenai ketiga elemen tersebut. Berikut ini penjelasan
mengenai ketiga elemen komunikasi data tersebut.
HAKIKAT KOMUNIKASI DATA
Pada
dasarnya, komunikasi data merupakan proses mengirimkan data dari satu komputer ke komputer yang lain. Untuk dapat
mengirimkan data, pada komputer harus ditambahkan alat khusus, yang dikenal
sebagai network interface (antar muka jaringan). Jenis interface jaringan ini
bermacam-macam, bergantung pada media fisik yang digunakan untuk mentransfer
data tersebut. Dalam proses pengiriman data ini terdapat beberapa masalah yang
harus dipecahkan. Pertama data harus dapat dikirimkan ke komputer yang
tepat, sesuai tujuannya. Hal ini akan
menjadi rumit jika komputer tujuan transfer data ini tidak berada pada jaringan
lokal, melainkan di tempat yang jauh. Jika lokasi komputer yang saling
berkomunikasi “jauh” (secara jaringan) maka terdapat kemungkinan data rusak
atau hilang. Karenanya perlu ada mekanisme yang mencegah rusaknya data ini. Hal
lain yang perlu diperhatikan ialah, pada komputer tujuan transfer data mungkin
terdapat lebih dari satu aplikasi yang menunggu datangnya data. Data yang
dikirim harus sampai ke aplikasi yang tepat, pada komputer yang tepat tanpa
kesalahan
Komunikasi
data terdiri dari komunikasi data analog dan digital. Komunikasi data analog
contohnya adalah telepon umum – PSTN (Public Switched Telepohone Network).
Komunikasi data digital contohnya adalah komunikasi yang terjadi pada komputer.
Dalam komputer, data-data diolah secara digital. VoIP (Voice over Internet
Protocol) merupakan teknik komunikasi suara melalui jaringan internet. Suara
yang merupakan data analog diubah menajdi data digital oleh decoder.data
digital tersebut di-compress dan di-transmit melalui jaringan IP. Oleh karena
data dikirimkan melalui IP, maka data dikirimkan secara ‘Switcing Packet’ yaitu
data dipecah menjadi paket-paket. Informasi dibagi-bagi dalam paket yang
panjangnya tertentu kemudian tiap paket dikirimkan secara individual. Paket
data mengandung alamat sehingga dapat dikirimkan ke tujuan dengan benar. Dalam
VoIP, terdapat berbagai protokol yang digunakan diantaranya protokol H.323 yang
merupakan protokol standar untuk komunikasi multimedia seperti audio, video dan
data real time melalui jaringan berbasis paket seperti Internet Protocol (IP).
Protokol H.323 mempunyai komponen seperi terminal, gateway, gatekeeper dan MCU
(Multipoint Control Unit). Dalam komunikasi data pada VoIP, secara diagramnya
terdiri atas sumber, voice coder serta jaringan internet. Voice coder merupakan
pengkonversi suara dari data analog menjadi digital. Dalam voip ini masih
memiliki kelemahankelemahan seperti delay yang masih cukup tinggi dibandingkan
dengan telepon biasa (PSTN). Diharapkan dalam perkembangannya, VoIP dapat
meiliki perkembangan yang baik seperti delay yang diperkecil, sehingga dapat
diambil keuntungannya yaitu komunikasi lebih murah terutama untuk komunikasi
jarak jauh atau interlokal.
Untuk
setiap problem komunikasi data, diciptakan solusi khusus berupa aturan-aturan
untuk menangani problem tersebut. Untuk menangani semua masalah komunikasi
data, keseluruhan aturan ini harus bekerja sama satu dengan lainnya. Sekumpulan
aturan untuk mengatur proses pengiriman data ini disebut sebagai protokol
komunikasi data. Protokol ini diimplementasikan dalam bentuk program komputer
(software) yang terdapat pada komputer dan peralatan komunikasi data lainnya.
TCP/IP adalah sekumpulan protokol yang didesain untuk melakukan fungsi-fungsi
komunikasi data pada WAN. TCP/IP terdiri atas sekumpulan protokol yang
masing-masing bertanggung jawab atas bagian-bagian tertentu dari komunikasi
data. Berkat prinsip ini, tugas masing-masing protokol menjadi jelas dan
sederhana. Protocol yang satu tidak perlu mengetahui cara kerja protocol yang
lain, sepanjang ia masih bisa saling mengirim dan menerima data.
1. Sumber
Sumber
adalah pihak yang mengirim informasi, misalnya pesawat telepon, telex, terminal
dan lain-lain. Tugasnya membangkitkan berita atau informasi dan menempatkannya
pada media transmisi. Sumberpada umumnya dilengkapi dengan alat lain (antarmuka
atau transducer) yang dapat mengubah informasi yang akan dikirimkan menjadi
bentuk yang sesuai dengan media transmisi yang digunakan, misalnya menjadi
pulsa listrik gelombang elektromagnet pulsa digital seperti PCM (pulse code
modulation)
2. Media transmisi
Beberapa
media transmisi dapat digunakan channel (jalur) transmisi atau carrier dari
data yangdikirimkan, dapat berupa kabel, gelombang elektromagnetik, dan
lain-lain. Dalamhal ini ia bertugas menerima berita yang dikirimkan oleh suatu
sumberinformasi. Transmisi data merupakan proses pengiriman data dari satu
sumber kepenerima data. Untuk mengetahui tentang transmisi data lebih lengkap,
makaperlu diketahui beberapa hal yang berhubungan dengan proses ini. Hal-hal
tersebut menyangkut :media transmisi, kapasitas channel transmisi, tipe dari
channel transmisi, kode transmisi yang digunakan mode transmisi protokol penanganan
kesalahan transmisi
Proses
pengubahan informasi menjadi bentuk yang sesuai dengan media transmisi disebut modulasi.
Bila sinyal dimodulasi, maka ia akan dapat menempuh jarak yang jauh. Proses
kebalikannya disebut demodulasi. Media transmisi dapat berupa :gelombang
elektromagnet, sepasang kawat (twisted pair), serat optik, kabel coax, dan
lain-lain.
3. Penerima
Penerima adalah alat yang menerima
data atau informasi, misalnya pesawat telepon, terminal, danlain-lain. Tugasnya
menerima berita yang dikirimkan oleh suatu sumberinformasi. Penerima mempunyai
alat lain yang fungsinya kebalikan dari pemancar, yaitu alat informasi yang
bentuknya sesuai dengan media transmisi yangdigunakan menjadi bentuk asalnya.
Komunikasi
data menambah dimensi khusus dalam penggunaan sistem komputer.
Perkembangannya
begitu pesat, terutama pada tahun terakhir ini. Sekarang ini, hampir-hampir
tidak mungkin kita memikirkan suatu sistem komputer yang tidak memiliki
fasilitas komunikasi data. Komunikasi data juga merupakan gabungan dua
teknikyang sama sekali jauh berbeda, yaitu pengolahan data dan telekomunikasi.
Secara
umum dapat dikatakan bahwa komunikasi data memberikan fasilitas komunikasi
jarak jauh dengan sistem komputer. Melalui diagram Venn dapat
ditunjukkanperpaduan pengolahan data dan teknik telekomunikasi yang menjadi
bentuk komunikasi data.
Konsep Dasar Komunikasi Data
Komunikasi
data adalah pergerakan data dan informasi yang dikodekan dari satu titik ke
titik lain melalui peralatan listrik atau elektro magnetik, kabel serat optik
(fiber optic cables), atau sinyal gelombang mikro (microwave signals). Atau
disebut juga pengiriman data dengan menggunakan transmisi elektronik dari
terminal/computer satu ke terminal lain/computer lain. Istilah lain yang
digunakan adalah teleprocessing, telekomunikasi, telecom dan datacom.
Banyak teknologi yang digunakan ,
tetapi yang umum adalah sirkuit telepon yang sama seperti yang digunakan untuk
komunikasi suara. Misalnya satu saluran telepon standar dapat menyediakan 24
saluran. Agar sirkuit telepon dapat digunakan untuk komunikasi data, maka
dibutuhkan peralatan khusus pada tiap ujung. Yang dinamakan Modem
(modulator-demodulator). Modem ialah suatu alat yang dapat mengubah
sinyal-sinyal elektronik dari peralatan komputer (terminal dan komputer)
menjadi sinyal-sinyal elektronik dari sirkuit telepon, dan sebaliknya.
Bentuk Sistem Komunikasi Data
Suatu
sistem komunikasi data dapat berbentuk offline communication system atau online
communication system. Sistem komunikasi data dapat dimulai dengan sistem yang
sederhana, seperti misalnya jaringan akses terminal, yaitu jaringan yang
memungkinkan seorang operator mendapatkan akses ke fasilitas yang tersedia
dalam jaringan tersebut. Operator bisa mengakses komputer guna memperoleh
fasilitas, misalnya menjalankan program aplikasi, mengakses database, dan
melakukan komunikasi dengan operator lain. Dalam lingkungan ideal,
semuafasilitas ini harus tampak seakan-akan dalam terminalnya, walaupun
sesungguhnya secara fisik berada pada lokasi yang terpisah.
Macam Jaringan Komputer
Jaringan
komputer dapat diartikan sebagai sebuah rangkaian dua atau lebih komputer.
Komputer-komputer ini akan dihubungkan satu sama lain dengan sebuah sistem
komunikasi. Dengan jaringan komputer ini dimungkinkan bagi setiap komputer yang
terjaring di dalamnya dapat saling tukar-menukar data, program, dan sumber daya
komputer lainnya seperti media penyimpanan, printer, dan lain-lain. Jaringan
komputer yang menghubungkan komputer-komputer yang berada pada lokasi berbeda
dapat juga dimanfaatkan untuk mengirim surat elektronik (e-mail), mengirim file
data (upload) dan mengambil file data dari tempat lain (download), dan berbagai
kegiatan akses informasi pada lokasi yang terpisah.
Tujuan utama dari sebuah jaringan
komputer adalah sharing resources (baca: sumber daya), dimana sebuah komputer
dapat memanfaatkan sumber daya yang dimiliki komputer lain yang berada dalam
jaringan yang sama. Perkembangan teknologi komunikasi data dan jaringan
komputer dewasa ini sudah tidak terbatas lagi hanya pada komputer. Berbagai
perangkat teknologi komunikasi yang hadir saat ini berkembang mengikuti
perkembangan teknologi komputer, banyak diantaranya mengintegrasikan perangkat
komputer seperti mikroprosesor, memori, display, storage, dan teknologi
komunikasi ke dalamnya padahal dulunya teknologi ini dikembangkan untuk
komputer yang dapat kita temui saat ini sudah ikut digunakan pada teknologi
jaringan komputer
a. Local Area Network (LAN)
LAN
adalah jaringan komputer yang mencover area lokal, seperti rumah, kantor atau
group dari bangunan. LAN sekarang lebih banyak menggunakan teknologi berdasar
IEEE 802.3 Ethernet switch, atau dengan Wi-Fi. Kebanyakan berjalan pada
kecepatan 10, 100, atau 1000 Mbps. Perbedaan yang menyolok antara Local Area
Network (LAN) dengan Wide Area Network (WAN) adalah menggunakan data lebih
banyak, hanya untuk daerah yang kecil, dan tidak memerlukan sewa jaringan.
Walaupun sekarang ethernet switch yang paling banyak digunakan pada layer fisik
dengan menggunakan TCP/IP sebagai protokol, setidaknya masih banyak perangkat
lainnya yang dapat digunakan untuk membangun LAN
b. Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan
Area Network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan
transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti
kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan
dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini
merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor
dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam
jangkauannya. MAN pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar
dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup
kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan
dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu
menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi
kabel.
c. Wide Area Network (WAN)
WAN adalah
singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area
Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai
contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau
dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan
saluran komunikasi publik. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal
yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di
lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi
yang lain. WAN jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali
mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang
bertujuan
untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai. WAN adalah jaringan
komputer yang mencakup areal yang luas, melintas batas gedung, batas kota,
batas daerah, bahkan batas negara. WAN dapat merupakan koneksi beberapa LAN
yang terletakberjauhan sehingga data harus ditransfer melalui jaringan
komunikasi.
d. Client-Server
Jenis
jaringan ini terdapat komputer yang bertindak sebagai server dan komputer yang
berperan sebagai client (workstation). Secara normal komputer server dapat
mengontrol sepenuhnya komputer client. Server biasanya mempunyai kemampuan yang
lebih besar dari pada client.
e. Peer to Peer
Peer
to Peer merupakan jenis jaringan yang tidak memerlukan server secara khusus,
karena komputer yang terhubung pada jaringan dapat bertindak
sebagai server ataupun client. Contoh: hubungan komputer ke komputer.
Offline communication
system
Offline communication system
adalah suatu sistem pengiriman data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu
lokasi ke pusat pengolahan data, tetapi data yang dikirim tidak langsung
diproses oleh CPU (Central Processing Unit). Di mana data yang akan diproses
dibaca oleh terminal, kemudian dengan menggunakan modem, data tersebut dikirim
melalui telekomunikasi. Ditempat tujuan data diterima juga oleh modem, kemudian
oleh terminal, data disimpan ke alamat perekam seperti pada disket, magnetic
tape, dan lain-lain. Dari alat perekam data ini, nantinya dapat diproses oleh
komputer.
Peralatan-peralatanyang
diperlukan dalam offline communication system, antara lain :
1.Terminal
Terminal
adalah suatu I/O device yang digunakan untuk mengirim data dan menerima data
jarakjauh dengan menggunakan fasilitas telekomunikasi. Peralatan terminal
inibermacam-macam, seperti magnetic tape unit, disk drive, paper tape, dan
lain-lain.
2. Jalur Komunikasi
Jalur
komunikasi adalah fasilitas telekomunikasi yang sering digunakan, seperti :
telepon,telegraf, telex, dan dapat juga dengan fasilitas lainnya.
3. Modem
Model
adalahsingkatan dari Modulator / Demodulator. Suatu alat yang mengalihkan data
dari sistem kode digital ke dalam sistem kode analog dan sebaliknya.
Online communication
system
Berbeda
dengansistem komunikasi offline, pada sistem ini data yang dikirim melalui
terminaldapat langsung diolah oleh pusat komputer, dalam hal ini CPU. Online
communicationsystem dapat berbentuk : Remote Job Entry (RJE) system, Realtime
system, Timesharing system, Distributed data processing system
RJE system
Data
yang akan dikirim dikumpulkan terlebih dahulu dan secara bersama-sama
dikirimkan kekomputer pusat untuk diproses. Karena data dikumpulkan (batch)
terlebih duludalam satu periode, maka cara pengolahan system ini disebut dengan
batchprocessing system. Hasil dari pengolahan data umumnya ada di komputer
pusat dantidak dapat langsung seketika dihasilkannya, karena komputer pusat
harus sekaligus memproses sekumpulan data yang cukup besar.
Realtime system
Suatu
realtime system memungkinkan untuk mengirimkan data ke pusat komputer, diproses
di pusatkomputer seketika pada saat data diterima dan kemudian mengirimkan
kembali hasil pengolahan ke pengirim data saat itu juga. American Airlines
merupakan perusahaan yang pertama kali mempelopori sistem ini. Dengan realtime
system ini, penumpang pesawat terbang dari suatu bandara atau agen tertentu
dapat memesan tiket untuksuatu penerbangan tertentu dan mendapatkan hasilnya
kurang dari 15 deitk, hanyasekedat untuk mengetahui apakah masih ada tempat
duduk di pesawat atau tidak.
Sistem
realtime ini juga memungkinkan penghapusan waktuyang diperlukan untuk
pengumpulan data dan distribusi data. Dalam hal iniberlaku komunikasi dua arah,
yaitu pengiriman dan penerimaan respon dari pusat komputer dalam waktu yang
relatif cepat
Penggunaan
sistem ini memerlukan suatu teknik dalam hal sistem disain, dan pemrograman,
hal ini disebabkan karena pada pusat komputer dibutuhkan suatu bank data atau
database yang siap untuk setiap kebutuhan. Biasanya peralatan yang digunakan
sebagai database adalah magnetic disk storage, karena dapat mengolah secara
directaccess (akses langsung), dan perlu diketahui bahwa pada sistem ini
menggunakan kemampuan multiprogramming, untuk melayani berbagai macam keperluan
dalam satu waktu yang sama.
Time sharing system
Time
sharing system adalah suatu teknik penggunaan online system oleh beberapa
pemakai secara bergantian menurut waktu yang diperlukan pemakai. Disebabkan
waktu perkembangan proses CPU semakin cepat, sedangkan alat Input/Output tidak
dapat mengimbangi kecepatan dari CPU, maka kecepatan dari CPU dapat digunakan
secara efisien dengan melayani beberapa alat I/O secara bergantian. Christopher
Strachy padatahun 1959 telah memberikan ide mengenai pembagian waktu yang
dilakukan olehCPU. Baru pada tahun 1961, pertama kali sistem yang benar-benar
berbentuk timesharing system dilakukan di MIT (Massachusetts Institute of
Technology) dandiberi nama CTSS (Compatible Time Sharing System) yang bisa
melayani sebanyak 8pemakai dengan menggunakan komputer IBM 7090.
Salah
satu penggunaan time sharing system ini dapat dilihat dalam pemakaian suatu
tellerterminal pada suatu bank. Bilamana seorang nasabah datang ke bank
tersebut untuk menyimpan uang atau mengambil uang, maka buku tabungannya
ditempatkan pada terminal. Dan oleh operator pada terminal tersebut dicatat
melalui papanketik (keyboard), kemudian data tersebut dikirim secara langsung
ke pusat komputer, memprosesnya, menghitung jumlah uang seperti yang
dikehendaki, dan mencetaknya pada buku tabungan tersebut untuk transaksi yang
baru saja dilakukan.
Distributed data
processing system
Distributed
data processing (DDP) system merupakan bentuk yang sering digunakan sekarang
sebagai perkembangan dari time sharing system. Bila beberapa sistem komputer
yang bebas tersebar yang masing-masing dapat memproses data sendiri dan
dihubungkan dengan jaringan telekomunikasi, maka istilah time sharing sudah
tidak tepat lagi. DDP system dapat didefinisikan sebagai suatu sistem komputer
interaktif yangterpencar secara geografis dan dihubungkan dengan jalur
telekomunikasi danseitap komputer mampu memproses data secara mandiri dan
mempunyai kemampuan berhubungan dengan komputer lain dalam suatu sistem.
Setiap
lokasi menggunakan komputer yang lebih kecil dari komputer pusat dan mempunyai
simpananluar sendiri serta dapat melakukan pengolahan data sendiri. Pekerjaan
yangterlalu besar yang tidak dapat dioleh di tempat sendiri, dapat diambil dari
komputer pusat.
PENGERTIAN DAN SEJARAH WIRELESS
Penemu
wireless adalah Vladimir Kosma Zworykin dari Rusia
Wireless
atau dalam bahasa Indonesia disebut nirkabel, adalah teknologi yang
menghubungkan dua piranti untuk bertukar data tanpa media kabel. Data
dipertukarkan melalui media gelombang cahaya tertentu (seperti teknologi infra
merah pada remote TV) atau gelombang radio (seperti bluetooth pada komputer dan
ponsel) dengan frekuensi tertentu.
Kelebihan
teknologi ini adalah mengeliminasi penggunaan kabel, yang bisa cukup mengganggu
secara estetika, dan juga kerumitan instalasi untuk menghubungkan lebih dari 2
piranti bersamaan. Misalnya: untuk menghubungkan sebuah 1 komputer server
dengan 100 komputer client, dibutuhkan minimal 100 buah kabel, dengan panjang
bervariasi sesuai jarak komputer klien dari server. Jika kabel-kabel ini tidak
melalui jalur khusus yang ditutupi (seperti cable tray atau conduit), hal ini
dapat mengganggu pemandangan mata atau interior suatu bangunan. Pemandangan
tidak sedap ini tidak ditemui pada hubungan antar piranti berteknologi nirkabel.
Kekurangan
teknologi ini adalah kemungkinan interferensi terhadap sesama hubungan nirkabel
pada piranti lainnya.
Kelebihan dari Wireles LAN :
- Mobilitas dan Produktivitas Tinggi, WLAN memungkinkan client untuk mengakses informasi secara realtime sepanjang masih dalam jangkauan WLAN, sehingga meningkatkan kualitas layanan dan produktivitas. Pengguna bisa melakukan kerja dimanapun ia berada asal dilokasi tsb masuk dalam coverage area WLAN.
- Kemudahan dan kecepatan instalasi, karena infrastrukturnya tidak memerlukan kabel maka instalasi sangat mudah dan cepat dilaksanakan, tanpa perlu menarik atau memasang kabel pada dinding atau lantai.
- Fleksibel, dengan teknologi WLAN sangat memungkinkan untuk membangun jaringan pada area yang tidak mungkin atau sulit dijangkau oleh kabel, misalnya dikota-kota besar, ditempat yang tidak tersedia insfrastruktur kabel.
- Menurunkan biaya kepemilikan, dengan satu access point sudah bisa mencakup seluruh area dan biaya pemeliharaannya murah (hanya mencakup stasiun sel bukan seperti pada jaringan kabel yang mencakup keseluruhan kabel)
Kelemahan dari WLAN
- Biaya peralatan mahal (kelemahan ini dapat dihilangkan dengan mengembangkan dan memproduksi teknologi komponen elektronika sehingga dapat menekan biaya jaringan),
- Delay yang besar, adanya masalah propagasi radio seperti terhalang, terpantul dan banyak sumber interferensi (kelemahan ini dapat diatasi dengan teknik modulasi, teknik antena diversity, teknik spread spectrum dll),
- Kapasitas jaringan menghadapi keterbatasan spektrum (pita frekuensi tidak dapat diperlebar tetapi dapat dimanfaatkan dengan efisien dengan bantuan bermacam-macam teknik seperti spread spectrum/DS-CDMA) dan keamanan data (kerahasiaan) kurang terjamin (kelemahan ini dapat diatasi misalnya dengan teknik spread spectrum).
Kekurangan Wireless (Wi-Fi) :
Jaringan
Wi-Fi bukanlah produk yang tidak memiliki kelemahan. Paparan kelemahan disini
adalah bila dibandingkan dengan jaringan kabel. Kelemahan jaringan wireless
secara umum dapat dibagi menjadi 2 jenis, yakni kelemahan pada konfigurasi dan
pada jenis enkripsi yang digunakan. Contoh penyebab kelemahan pada konfigurasi
adalah karena terlalu mudahnya membangun sebuah jaringan wireless. Karena Wi-Fi
menggunakan teknologi tanpa kabel, maka pancarannya dapat diterima oleh setiap
individu yang berada di dalam lingkungan penerimaan. Jika AP tidak dipasang
dengan sempurna, ia akan menjadi ancaman untuk sistem komputer yang berada di
dalam jaringan tersebut. Walaupun kecepatan Wi-Fi adalah 11Mbps, ia jarang bisa
sampai ke tahap tersebut disebabkan oleh gangguan gelombang radio di kawasan
sekitarnya.
Intinya,
kelemahan Wi-Fi adalah :
- Untuk menggunakan WiFi kita harus ada di area yang dijangkau oleh WiFi atau istilahnya ‘hotspot’.
- Area jangkauan WiFi masih kecil, sinyalnya kurang bisa menembus tembok.
- Access Point lebih mudah disusupi virus.
- Pertukaran data gampang disadap.
- Penggunaan baterai relative lebih tinggi apabila dibandingkan dengan penggunaan standar, sehingga menyebabkan baterai cepat lemah atau habis (mempersingkat daya tahan baterai) dan menyebabkan panas.
- Bentuk Wireless enkripsi standar yang paling terkemuka. Wired Equivalent Privacy atau di persingkat WEP, telah menunjukkan fakta bahwa ia dapat di hancurkan (dikacaukan sinyal atau frekuensinya) meskipun telah di konfirmasikan secara benar.
- Jaringan Wi-Fi bisa di monitor dan di gunakan untuk membaca dan menduplikasikan data (termasuk di dalamnya data-data pribadi) yang disalurkan melalui jaringan ketika tidak ada akses tertutup, seperti VPN. Jika tembok batas akses Wi-Fi tidak terproteksi secara kuat untuk sebatas pada pemakai intern, maka network Wi-Fi bisa di akses bebas ber-internet.
Keuntungan penggunaan Kabel (Cable)
adalah :
- Investasi pada sisi pelanggan lebih murah.
- Kecepatan transmisi data lebih tinggi dibanding Wi-FI (10-100Mbps).
- Aplikasi yang dimanfaatkan bisa lebih banyak dikarenakan bandwidthnya yang tinggi (gameonline, file sharing, video streaming, dll).
- Tidak rentan terhadap penyadapan data dibanding teknologi wireless.
- Dengan Kabel, kecepatan yang dikutip dalam Mbps (ke bawah atau ke atas).
Kelemahan kabel STP (shielded
twisted pair) adalah :
- Attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi.
- Pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi timbulnya acoecrosstalka dan sinyal acoenoisea
- Harganya cukup mahal.
SARAN
Berhubung komunikasi data sudah
selalu berhadapan dengan setiap gerak-herik tingkah laku kita, maka perlu
diperhatikan yaitu kita harus pentar-peintar dalam menentukan media yang kiota
gunakan, agar jangan sampai kita merasa kecewa dengan ,media yang kita pilih,
maka dari itu pandai-pandailah memilih media komunikasi data yang memiliki
keunggulan-keunggulan. Agar data yang kita komunikasikan bernar-benar optimal
dengan hasil maksimal
DAFTAR
PUSTAKA
www.wikipedia.org
www.sigitdatacenterste40.net
www.pcmedia.co.id
ubl.elcom.umy.ac.id
www.polman-timah.ac.id




Tidak ada komentar:
Posting Komentar